Connect With Us

Penjual Batu Akik di Metropolis Pakai Baju Adat

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 11 April 2015 | 00:33

Penjual Batu Akik di Metropolis Pakai Baju Adat (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Ada yang unik di pusat penjualan batu akik atau Gemstone Market di Mall Metropolis Town Square, Cikokol, Kota Tangerang. Para penjual menggunakan pakaian adat yang ada di Indonesia dalam melayani pembeli.

 

Event yang pertama kali di Indonesia ini pun menjadi daya tarik bagi para pengunjung, khususnya pecinta batu akik di Kota Tangerang.

 

Leasing Manager Mall Metropolis Town Square Fajar Informanto mengatakan, penggunaan baju adat ini sengaja dimaksudkan agar lebih meningkatkan rasa nasonalisme. Khusus hari ini para pembeli akan dilayani penjual yang menggunakan baju adat dari Sabang sampai Merauke.

 

"Ini juga dalam rangka acara selamatan dan silaturahmi Gemstone Market bersama para komunitas pecinta batu akik di Kota Tangerang. Batu akik yang merupakan kekayaan alam Indonesia ini tidak lepas dari seni budaya itu sendiri," paparnya, Jumat (10/4).

 

Fajar menambahkan, di Gemstone Market ini ada sekitar 100 tenant yang menyediakan berbagai macam batu akik dari seluruh Indonesia seperti Bacan, Kalimaya, Pancawarna dan Solar Aceh.

 

"Variasi batuan nusantara ada semua di sini. Bahkan yang sekarang menjadi batu idola pun ada seperti Bacan, Panca Warna dan Raflesia," jelasnya.

 

Melalui event ini, Fajar berharap lebih banyak masyarakat yang mengetahui Gemstone Market ini. Sehingga meningkatkan jumlah transaksinya.

 

"Harga batu akik di sini sangat beragam. Target transaksi mencapai Rp300 juta per hari. Dan permintaan unit tenant dari pedagang pun masih banyak. Rencananya tenant akan kita kembangkan hingga bisa menampung 200 unit," paparnya.

 

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill