Connect With Us

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Kota Tangerang Selatan Bangun 3 Puskesmas

Advertorial | Selasa, 1 September 2015 | 12:46

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menjenguk salah seorang pasien anak di RSUD Tangsel. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN-Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Tangsel.

 

Kali ini Tangsel menambah jumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di tiga lokasi, yaitu di Pondok Cabe Ilir, Bambu Apus dan Lengkong Wetan.

 

Tiga Puskesmas yang dibangun demi melengkapi Puskesmas yang sudah ada di wilayah Kota Tangsel. Saat ini, Sebelumnya, Kota Tangsel sudah memiliki 25 puskesmas, 21 di antaranya sudah melayani pasien rawat inap.

 

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, mengatakan sesuai RPJMD, Tangsel menargetkan 30 Puskesmas, 25 di antaranya adalah puskesmas rawat inap. Tiga puskesmas yang akan dibangun ini, juga akan menjadi puskesmas rawat inap.

 

“Pembangunan Puskesmas ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana pelayanan kesehatan. Sejak awal kami bertekad membangun puskesmas di tengah-tengah pemukiman warga. Ini agar mudah diakses warga,” ungkap Airin.

 

Lebih lanjut Airin mengatakan, pembangunan tiga Puskesmas tersebut menelan biaya masing-masing Rp2,8 miliar. Pada bulan Juli lalu, sudah dilakukan peletakkan batu pertama. Diharapkan 180 hari kerja atau sekitar bulan November, Puskesmas tersebut rampung dibangun. Kalau sudah selesai, Puskesmas akan langsung diisi dengan segala fasilitas kesehatan ataupun penunjang lainnya.

 

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, drs Suharno mengatakan, Kota Tangsel memang tengah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sesuai dengan RPJMD, di antaranya dengan membangun tiga puskesmas di wilayah Pondok Cabe Ilir, Bambu Apus dan Lengkong Wetan ini.

 

“Tahun depan semua pembangunan direncanakan selesai dan mencapai target. Sedangkan untuk sarana dan prasarana dianggarkan di APBD murni 2016,” paparnya.

 

Menurut Suharno, untuk SDM sudah dilakukan perekrutan yang diusahakan dekat dengan domisili. Nantinya akan ada pengangkatan kembali untuk ditempatkan di puskesmas baru ini.

 

Suharno mengatakan, kontrak untuk masing-masing Puskesmas berbeda-beda. Untuk Bambu Apus oleh PT Sumber Bayak Kreasi, Puskesmas Pondok Cabe Ilir oleh PT Elang Dirgantara Persada dan Puskesmas Lengkong Wetan oleh PT Total Cakra Alam.(ADV)

 

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

TANGSEL
HPN 2026, Wakil Wali Kota Tangsel Ajak Insan Pers Ikut Kelola Sampah

HPN 2026, Wakil Wali Kota Tangsel Ajak Insan Pers Ikut Kelola Sampah

Senin, 2 Februari 2026 | 16:23

Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, melontarkan ajakan khusus kepada insan pers.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill