Connect With Us

Gegana Turun ke Tangsel Periksa Tas yang ditinggal wanita misterius

Dena Perdana | Senin, 28 Desember 2015 | 10:07

Ilustrasi Bom (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANG SELATAN - Petugas tim Gegana turun memeriksa sebuah tas yang ditinggal oleh seorang perempuan tak dikenal di di Jalan Masjid Baiturrahman, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (27/12/2015) pagi.

 

Tas berwarna hitam bergaris merah itu dititipkan kepada salah satu warga,  sementara perempuan itu minta izin pergi sebentar untuk mencari kosan.

Menurut Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan ciri-ciri perempuan tersebut, antara lain berusia sekitar 60 tahun. Karena sudah lama tidak kembali, warga yang dititipkan tas ketakutan. “Kemudian diberikan ke Pak RT. Pak RT juga takut, terus lapor polisi dan ditangani Gegana Polda Metro Jaya," kata Kapolres Ayi Supardan saat dihubungi, Senin (28/12/2015) pagi.

Dia mengatakan, warga dan Ketua RT 03 setempat mencurigai isi tas tersebut. Sebab, terdapat untaian kabel dari celah tas itu yang menambah kecurigaan hingga warga yakin tas itu berisi bom.

Warga pun tidak dapat menemui perempuan pemilik tas itu sampai polisi datang mengamankan tas.

Perempuan yang tak dikenal menitipkan tasnya sekitar pukul 09.00 WIB. Tas itu berada di tangan warga dan Ketua RT 03 sembari menunggu kedatangan perempuan tersebut sampai pukul 18.45 WIB.

Polisi kemudian mengamankan tas untuk dibawa ke Polsek Pondok Aren dan diperiksa Gegana hingga pukul 23.40 WIB.

Setelah ditangani Gegana, baru diketahui isi tas tersebut adalah boneka anjing berwarna putih, deterjen cair, handuk kecil, sikat gigi, shampo, minyak kayu putih, beberapa helai daster, sandal anak-anak, hair dryer, dan asbak keramik. Gegana juga menyatakan tidak ada bom atau benda mencurigakan lainnya seperti yang warga takutkan.

"Warga itu takut dikira ada bom karena lihat ada kabel. Itu ternyata kabel dari hair dryer," tutur Ayi.

Meski bukan bom, Ayi mengapresiasi langkah warga yang sudah tepat, dengan melaporkan hal tersebut kepada polisi sehingga bisa segera diamankan.

Tas itu kini masih dititipkan di Polsek Pondok Aren. Sedangkan perempuan tak dikenal itu, sampai pagi ini, belum datang lagi untuk mengambil tasnya.

TANGSEL
Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan internal dan tata kelola birokrasi guna mencegah potensi kecurangan (fraud) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill