Connect With Us

Benyamin Siap Bermediasi dengan Warga Pamulang

Denny Bagus Irawan | Kamis, 14 Januari 2016 | 16:36

Benyamin Davnie. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG SELATAN- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan sanggup memenuhi permintaan warga perumahan Merida Dream Home yang ingin menjalani mediasi. Namun, pemkot belum dapat menentukan kapan mediasi akan berlangsung.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan mediasi rencananya akan difasilitasi dinas terkait. "Jika keinginannya mediasi, kami akan penuhi. Nantinya langsung dengan dinas terkait, yakni Dinas Tata Kota, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) dan Satpol PP Kota Tangsel," jelas Benyamin, Kamis (14/1).

Benyamin belum dapat memastikan kapan mediasi akan berlangsung. Dia hanya menegaskan, mediasi segera dilakukan dalam waktu dekat.

"Intinya kami tidak menolak keinginan warga, " tegasnya.

Sebelumnya, warga Kompleks Merida Dream Home, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku resah karena permintaan mediasi belum dijawab pemkot setempat. Warga telah dua kali mengirimkan surat permintaan mediasi kepada Pemkot Tangsel.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill