Connect With Us

BPI Masih Banjir, BPBD Tangsel Akui 200 Rumah Terendam

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Februari 2016 | 20:49

Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) banjir. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN-Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengakui ada 200 kepala keluarga (KK) yang terkena banjir. 

Mereka adalah pemilik rumah di Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Tangsel, Tain Setiawan ketika dihubungi memebnarkan bahwa BPI kembali terendam.

“Benar, ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter. Kita menurunkan enam tim untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Saat ditanya penyebabnya apa, Tian memperkirakan karena kondisi tanah dipemukiman tersebut memang rendah.

Selain itu, terdapat juga penahan air yang tidak cukup lagi untuk menahan laju dan ketinggian air.

 

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill