Connect With Us

BPI Masih Banjir, BPBD Tangsel Akui 200 Rumah Terendam

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 28 Februari 2016 | 20:49

Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) banjir. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG SELATAN-Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengakui ada 200 kepala keluarga (KK) yang terkena banjir. 

Mereka adalah pemilik rumah di Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Tangsel, Tain Setiawan ketika dihubungi memebnarkan bahwa BPI kembali terendam.

“Benar, ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter. Kita menurunkan enam tim untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Saat ditanya penyebabnya apa, Tian memperkirakan karena kondisi tanah dipemukiman tersebut memang rendah.

Selain itu, terdapat juga penahan air yang tidak cukup lagi untuk menahan laju dan ketinggian air.

 

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill