Connect With Us

Banjir di Sejumlah Lokasi, Tagana Kota Tangerang Dirikan Dapur Umum

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Februari 2016 | 14:07

Bendung Pintu Air 10 di Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Ketua Tagana Kota Tangerang Tatan Fauzi mengatakan, ketinggian banjir di Total Persada, Alamanda dan Periuk Damai saat ini telah mencapai 30-50 sentimeter.  Ketinggian air bisa terus bertambah jika hujan kembali turun.  Sejumlah warga pun sudah mengungsi ke gedung sekolah dan masjid setempat.

 

 “Air naik dari jam tiga pagi, tapi ketinggian masih stabil, dan perlahan surut. Tapi kalau hujan deras lagi seperti semalam bisa naik lagi airnya. Karena itu sebagian warga sudah mengungsi karena khawatir,” jelasnya.

 

Tagana sendiri sudah menempatkan lima personel di tiap Kecamatan Kota Tangerang untuk memantau banjir.

 

Upaya yang dilakukan pihaknya masih melakukan monitoring dan menghimbau warga di wilayah rawan banjir.

 

“Tenda dan persiapan dapur umum juga sudah didirikan ditempat-tempat banjir, kerjasama dengan Koramil dan BPBD Kota Tangerang,” kata Tatan.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill