Connect With Us

Banjir di Sejumlah Lokasi, Tagana Kota Tangerang Dirikan Dapur Umum

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Februari 2016 | 14:07

Bendung Pintu Air 10 di Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Ketua Tagana Kota Tangerang Tatan Fauzi mengatakan, ketinggian banjir di Total Persada, Alamanda dan Periuk Damai saat ini telah mencapai 30-50 sentimeter.  Ketinggian air bisa terus bertambah jika hujan kembali turun.  Sejumlah warga pun sudah mengungsi ke gedung sekolah dan masjid setempat.

 

 “Air naik dari jam tiga pagi, tapi ketinggian masih stabil, dan perlahan surut. Tapi kalau hujan deras lagi seperti semalam bisa naik lagi airnya. Karena itu sebagian warga sudah mengungsi karena khawatir,” jelasnya.

 

Tagana sendiri sudah menempatkan lima personel di tiap Kecamatan Kota Tangerang untuk memantau banjir.

 

Upaya yang dilakukan pihaknya masih melakukan monitoring dan menghimbau warga di wilayah rawan banjir.

 

“Tenda dan persiapan dapur umum juga sudah didirikan ditempat-tempat banjir, kerjasama dengan Koramil dan BPBD Kota Tangerang,” kata Tatan.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Kebakaran Pabrik Kemenyan di Bayur: 3 Pegawai Sesak Napas, 4 Unit Kendaraan Ikut Ludes

Senin, 20 Juli 2026 | 21:22

Kebakaran hebat melanda pabrik produksi kemenyan dan dupa milik CV Damarindo yang berlokasi di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin 20 Juli 2026, petang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill