Connect With Us

Rebutan Penumpang, Sopir Angkot di Serpong Tergeletak Tewas

Denny Bagus Irawan, Ray | Senin, 18 Juli 2016 | 18:00

Ilustrasi meninggal (Shutterstock.com / Ilustrasi)

 

TANGERANGNews.com-Mayat seorang pria bernama Eddy,56, yang belakangan diketahui berprofesi sebagai pengemudi angkot ditemukan tergelatak di Jalan Raya Serpong sekitar pukul 06.00 WIB, tepat di depan bangunan bekas Plaza Serpong.

Korban yang merupakan warga Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu ketika ditemukan kepalanya dalam kondisi terluka parah, diduga karena penganiayaan.

AKP Mansuri, Kasubah Humas Polres Kota Tangsel mengatakan, pada saat petugas polisi datang ke lokasi kejadian korban masih tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tertelungkup.  Tetapi masih korban ketika itu masih sadar.

Kemudian petugas korban dibawa ke RS Asshobirin. Dari hasil keterangan saksi dan korban, di dapati sebelumnya sekitar pukul 05.15 WIB, korban dengan dua orang sopir angkot lain sempat bertengkar karena rebutan penumpang.

“Namun, setelah korban dibawa ke RS Assobirin akhirnya   korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya, Senin (18/07/2016).

Korban yang membawa mobil angkot warna hijau 04, bernomor polisi B-1825-CL mengalami luka pada kepala kiri dan bibir depan robek. Selain itu korban juga mengeluarkan darah pada telinga kanan.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Budi Hardjono mengatakan, tim buser yang mengetahui hal tersebut langsung berhasil mengamankan kedua orang tersangka. “Dua pelaku dibekuk di ‎Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, “ tuturnya.

Kedua pelaku masing-masing berinisial T ,26, dan HS ,26. Adapun motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena rebutan penumpang. “Pelaku kesal karena korban merebut penumpangnya, keduanya, pun langsung memukuli korban dengan menggunakan kunci roda. Ketika ditangkap kedua pelaku mengakui‎ perbuatannya dan tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

 

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill