Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNews.com-Mayat Sukamto yang di temukan di kolong meja di sebuah rumah Jalan KH Dewantoro RT 06/01 No.8 Kelurahan Ciputat Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (6/8/2016) ketika ditemukan mulutnya disumpal kapas.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Asih, 31, yang sehari-hari bekerja di rumah tersebut. Namun, pada saat akan masuk rumah, dia melihat ada ceceran darah di lantai, kemudian mengarah ke kamar yang sehari-hari digunakan oleh korban.
Curiga darah tersebut adalah darah manusia, dia langsung melaporkan ke majikannya Maria Ulfa. Keduanya berusaha mencari jejak asal muasal darah tersebut, namun tidak juga ditemukan.
"Keduanya langsung menyuruh tetangganya untuk melaporkan ke Polsek Ciputat, kalau ada temuan bercak darah di rumah. Ya sudah, kami langsung ngecek TKP," ujar Kapolsek Ciputat Kompol Tatang Syarif.
Lalu saat mengecek ke rumah korban, petugas langsung menelusuri di tiap ruangan, dan juga sudut kamar korban. Benar saja, petugas menemukan jasad Sukamto sudah terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan.
"Mulutnya disumpal kain kapas putih, kaki dan tangannya terikat tali rafia. Pada bagian kepala mengeluarkan banyak darah dan pinggang belakangnya juga mengalami luka," kata Tatang.
Diduga, Sukamto menjadi korban penganiayaan dengan benda tumpul. Jasadnya juga seperti disembunyikan di kolong meja di dalam kamarnya.
Jasad pun langsung dievakuasi petugas untuk divisum ke RS Fatmawati Jakarta Selatan. Sementara kepolisian terus menggali dari keterangan saksi, mengingat keseharian korban hanya bertugas menjaga warung kecil yang dia miliki di depan rumah.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews