AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNews.com-Anjas Ariyanto,25, pria asal Purwodadi, Jawa Tengah ditemukan kerabatnya tewas setelah menginap semalam di kontrakan Sumiyati.
Peristiwa tersebut terjadi di dalam kamar mandi dalam kontrakan Kampung Setu RT 01/01 Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (3/11/2016).
Menurut Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri, ketika datang ke rumah kontrakan Sumiyati, korban tidak menunjukan gejala sedang ada masalah.
“Sekitar pukul 21.00 WIB, korban datang ke kontrakan saksi (Sumiyati) untuk main dan menumpang tidur dikontrakan, korban tidur diruang depan dengan beralaskan tikar dan saksi tidur dengan anaknya di ruang tengah kontrakan. Didalam kontrakan korban masih masih bertelponan dengan teman nya,” jelas Mansuri.
Namun, sekitar pukul 04.30 WIB korban masuk kamar mandi. Saksi curiga karena korban lama berada di dalam kamar mandi dan tidak keluar, lalu saksi masuk ke kamar mandi. “Saksi melihat korban dalam keadaan berdiri tergantung, secara spontan saksi membuka tali yang digunakan untuk gantung diri dengan maksud menyelamatkan korban. Namun, korban sudah meninggal,” ujarnya.
Saat ini, jasad Anjas telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. Sementara sejumlah saksi termasuk pemilik kontrakan yakni Warsih warga Kp. Cadas Mapar Rt.05/18 Kel. Setu Kec. Setu Kota Tangsel telah diminta keterangannya.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGSatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar sindikat pencurian spesialis barang ekspor di area kargo Bandara Soetta.
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews