Connect With Us

Terima Uang dari penderita AIDS, Tim Saber Sikat Kapolsek & Kanit Narkoba Pamulang

Ray, Gita RA | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:00

Ilustrasi SPK (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Tim Saber Pungli Polda Metro Jaya menangkap tiga anggota Polri yang berdinas di Polsek Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka melakukan pemerasan terhadap tersangka.

Ketiga oknum itu yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba Polsek Pamulang dan satu orang penyidik pembantu di Polsek Pamulang. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya OTT di Polsek Pamulang.

"Terkait OTT di Pamulang, diamankan tiga orang yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba dan penyidik pembantu. Ini terkait Pungli yang dilakukan anggota Polri dalam kasus penangkapan satu tersangka narkoba," ujar Martinus di Mabes Polri, Kamis (29/1).

Martinus menambahkan, modus pungli yang dilakukan yakni mereka‎ menangkap satu tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan tidak dilakukan penahanan.

Penahanan tidak dilakukan lantaran tersangka mengidap penyakit serius dan harus membayar Rp 10 juta‎ untuk bisa lolos dari tahanan.

"Nilai suapnya Rp 10 juta, barang bukti sudah diamankan," tegas Martinus.

Kini ketiga anggota itu tengah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro. Pemeriksaan dilakukan maraton sejak Rabu kemarin, tepat saat penangkapan dilakukan. Sedangkan Waka Polres Kota Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan juga hal tersebut. Bahkan, Alponso menyebut kesalahan dari Kapolsek.

“Salahnya Kapolsek menerima uang dari keluarga tersangka yang mengidap HIV/AIDS. Mungkin ucapan terima kasih. Karena jika kasusnya seperti itu, biasa dapat dibebaskan dengan alasan takut meninggal dunia atau takut menular ke yang lain,” singkatnya.


HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill