Connect With Us

Tangsel Kelola Rusunawa Korban Situ Gintung

Denny Bagus Irawan | Minggu, 13 Desember 2009 | 14:19

Penjabat Wali Kota Tangsel Shaleh MT (shaleh / tangerangnews/dens)

 

TANGERANGNEWS-Pemkot Tangerang Selatan akan membentuk tim pengelolaan rumah susun sewa  (rusunawa) yang diperuntukkan bagi korban tragedi Situ Gintung. Pembentukan tim pengelolaan dilakukan sehubungan dengan rampungnya pembangunan tahap I proyek senilai Rp 9,7 miliar yang dibiayai oleh negara tersebut. "Nantinya Pemda yang akan mengelola," ujar Penjabat Wali Kota Tangsel Shaleh MT.
 
Rusunawa yang diperuntukkan bagi para korban Situ Gintung tersebut dibangun di kampung  Dukuh,kelurahan Serua, Ciputat sejak empat bulan lalu diatas lahan seluas 4,5 hektar.
Shaleh mengatakan untuk tahap I proyek ini telah rampung. Sebanyak satu tower dari dua tower yang direncanakan telah diserahterimakan oleh kontraktor yang mengerjakan proyek itu PT Riyah
Permata Anugerah kepada Kementrian Perumahan Rakyat pada pekan lalu. Selanjutnya, kata Shaleh, Kementrian Perumahan Rakyat menyerahkan Rusunawa itu kepada Pemerintah Tangerang Selatan. "Tahap inilah kami yang bertanggungjawab untuk mengelolanya," kata Shaleh.

Shaleh mengatakan, tim pengelolaan akan mengatur kepengurusan rusunawa tersebut. Termasuk menentukan harga sewa."Pastinya, harga sewa tidak akan memberatkan pengungsi," ucapnya. Soal siapa saja yang akan menempati rumah susun itu, kata dia, pemerintah telah menentukan skala prioritas yaitu para korban tragedi Situ Gintung.(tnr)

 

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:29

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill