Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah warga Kabupaten Tangerang yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona (COVID-19) dalam lima hari terakhir terus bertambah.
Publikasi pemerintah Provinsi Banten terkait perkembangan jumlah korban per 24 Maret 2020 sampai pukul 18.00 WIB mengkonfirmasi, terjadi penambahan warga Kabupaten yang positif Corona sebanyak dua orang, sehingga jumlah hingga hari ini sebanyak 16 orang dengan satu pasien dinyatakan sembuh.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun telah menaikkan status kejadian luar biasa (KLB) Corona menjadi status Tanggap Darurat.
Surat keputusan Bupati Tangerang terkait penetapan Tanggap Darurat Covid-19 diterbitkan pada Senin 23 Maret kemarin.

Berdasarkan pantauan TangerangNews di situs infocorona.bantenprov.go.id, Senin (24/3/2020) pukul 19.50 WIB, jumlah pasien positif Corona di Tangerang Raya (Kabupaten, Kota Tangerang dan Tangsel) tercatat tertinggi di Banten.

Berikut data yang dihimpun dari situs resmi Pemerintah Provinsi Banten tersebut.
Kabupaten Tangerang
Terkonfirmasi positif Covid-19
- Masih dirawat: 15 orang
- Sembuh: 1 orang
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
- Masih dirawat: 31 orang
- Sembuh: 5 orang
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
- Masih Dipantau: 111 orang
- Sembuh: 51 orang
Kota Tangerang
Terkonfirmasi positif Covid-19
- Masih dirawat: 11 orang
- Meninggal: 1 orang
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
- Masih dirawat: 27
- Sembuh: 4
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
- Masih Dipantau: 186
- Sembuh: 36
Kota Tangerang Selatan
Terkonfirmasi positif Covid-19
- Masih dirawat: 13 orang
- Meninggal: 3 orang
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
- Masih dirawat: 77
- Sembuh: 2
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
- Masih Dipantau: 152
- Sembuh: 12 (RMI/RAC)
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews