Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Summarecon Mall Serpong (SMS) ditutup sehubungan dengan ditetapkannya penyebaran Covid-19 sebagai Keadaan Darurat Bencana di Indonesia.
Hal ini dilakukan adalah sebagai bentuk upaya mendukung program Pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.
Head of Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk Cut Meutia mengatakan, selain SMS pihaknya juga menutup dua mall lain seperti Summarecon Mall Kelapa Gading dan Summarecon Mall Serpong.
"Summarecon bersama-sama dengan seluruh tenan bertekad untuk berperan serta memutus rantai penularan virus tersebut," jelasnya, Selasa (24/3/2020).

Penutupan ini, kata dia, bersifat sementara dan dilakukan serentak mulai tanggal 25 Maret hingga 7 April 2020.
Namun, untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di situasi yang sulit ini, maka tenan-tenan yang menyediakan kebutuhan tersebut, seperti supermarket, farmasi, dan lain-lain, akan tetap buka.
Adapun jam operasionalnya, mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB di Summarecon Mall Kelapa Gading dan Summarecon Mall Serpong, sedangkan di Summarecon Mall Bekasi pukul 11.00 hingga 18.00 WIB.
"Kami bersama-sama seluruh tenan merencanakan akan beroperasi kembali seperti semula pada tanggal 8 April 2020, dengan harapan pada saat itu wabah Covid-19 sudah dapat diatasi. Tetapi apabila situasi pada saat itu belum memungkinkan, maka kami akan mengevaluasi dan mempertimbangkan kembali," papar Meutia. (RMI/RAC)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGData terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.
Arus masuk baja impor berharga rendah dari China dinilai terus menekan kinerja industri baja nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melemahnya produksi dalam negeri karena pasar dipenuhi produk impor yang lebih murah dan sulit disaingi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews