Connect With Us

Data Terkini Corona, 8 Warga Kota Tangerang Positif

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:53

Screen shot di situs link https://maps.tangerangkota.go.id/corona/. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan situs untuk memantau penyebaran COVID-19 bagi warganya. Situsnya adalah https://maps.tangerangkota.go.id/corona/.

Situs tersebut memuat informasi data orang dalam pemantauan (ODP), data pasien dalam pengawasan (PDP) dan data kasus terkonfirmasi COVID-19 serta cara pencegahan, tips, dan info lainnya.

Berdasarkan situs tersebut pada Selasa (24/3/2020), per pukul 12.00 WIB ini, data penderita yakni 8 kasus terkonfirmasi positif, 27 PDP, dan 206 ODP, 1 meninggal.

Jumlah tersebut meningkat dibanding kemarin per pukul 15.00 WIB, jumlah positif 6 kasus, 21 PDP, 150 ODP, dan 1 meninggal.

Data ini menunjukkan bahwa wabah COVID-19 di Kota Tangerang memang semakin berkembang.

Sementara sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyebutkan status kejadian luar biasa (KLB) terkait COVID-19 di Kota Tangerang akan meningkat menjadi tanggap darurat bencana non alam.

Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga menggelontorkan anggaran belanja Rp8 miliar terkait penanggulanan COVID-19.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill