Connect With Us

Tangsel Ditetapkan Status Tanggap Darurat COVID-19

Rachman Deniansyah | Senin, 23 Maret 2020 | 19:54

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie didampingi jajaran Gugus Tugas COVID-19 Tangsel, Senin (23/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Kota Tangerang Selatan meluas. Pemerintah Kota setempat pun telah meningkatkan status dari Kejadian Luar Biasa (KLB) menjadi tanggap darurat. 

Data terakhir yang dirilis oleh Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangerang Selatan, per tanggal 23 Maret 2020, pukul 17.00 WIB, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sejumlah 144 pasien, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 66 pasien. 

Sementara, untuk pasien yang telah dinyatakan positif dan dalam perawatan mengalami peningkatan, kini berjumlah delapan orang. Sedangkan, untuk kasus meninggal sebanyak empat orang. 

Dengan kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan, status Tangsel terhadap kasus penyebaran virus Corona adalah tanggap darurat. 

Data COVID-19 Tangsel, Senin (23/3/2020).

"Hal itu sesuai dengan keputusan Wali Kota Tangsel dengan nomor No 360/Kep.100-HUK/2020, tentang status tanggap darurat bencana wabah penyakit Corona Virus Disease 2019," ujar Benyamin di Kantor Kecamatan Serpong Utara, Tangsel, Senin (23/3/2020).

Benyamin menyebut bahwa sementara, status itu akan berlaku hingga tanggal 1 April 2020 mendatang. 

"Status tanggap darurat yang ditetapkan Wali Kota Tangsel, akan berlaku sampai tanggal 1 April dari tanggal 19 Maret lalu," sambungnya. 

Status tanggap darurat ini akan ditinjau sesuai dengan perkembangan. 

"Akan melihat situasinya, nanti Wali Kota akan mendapatkan saran dan pertimbangan dari Gugus Tugas," pungkas. (RMI/RAC)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill