Disambut Hujan Pagi, Prakiraan Cuaca Tangerang Senin 12 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026 | 06:51
Warga Tangerang mengawali aktivitas pada Senin, 12 Januari 2026, dengan cuaca yang cenderung basah.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pilot sebuah maskapai penerbangan telah meninggal dunia, diduga akibat terinfeksi virus Corona, Minggu (22/3/2020) kemarin.
Pilot yang diketahui bernama Sutopo Putro dengan alamat di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan itu, dinyatakan meninggal usai menerima perawatan di Eka Hospital BSD.
Direktur PR Korporat Eka Hospital James Carlos menerangkan, pertama kali, pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat Eka Hospital BSD, sehari sebelum dinyatakan meninggal.
"Dalam kondisi batuk, demam, sesak napas, dengan riwayat perjalanan ke Malaysia kira-kira satu minggu sebelum masuk rumah sakit," ujar James melalui keterangan resminya, Senin (23/3/2020).
Saat itu, kata James, pasien pun langsung ditangani oleh tim dokter yang bertugas.
"Pasien diperiksa oleh dokter spesialis paru dan serangkaian pemeriksaan penunjang lainnya dengan kecurigaan mengarah pada infeksi virus COVID-19," tuturnya.
James menerangkan, usai mendapatkan penanganan, kondisi pasien justru kian memburuk. Dokter pun segera memberikan respon cepat berupa prosedur resusitasi jantung paru.
"Dan dilakukan tindakan resusitasi kembali, namun akhirnya pasien meninggal dunia pada pukul 17.44 WIB," paparnya.
Sementara di lokasi berbeda, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel Tulus Muladiono mengaku belum dapat memastikan pasien tersebut meninggal akibat terjangkit COVID-19.
Sebab, kata Tulus, dirinya belum mendapat konfirmasi yang jelas dari Tim Gugus Tugas Pusat.
"Untuk yang pilot, masih tunggu info dari Kemenkes. Kalau belum ada hasil lab (laboratorium), kan enggak bisa saya masukan datanya," singkatnya. (RMI/RAC)
TODAY TAGWarga Tangerang mengawali aktivitas pada Senin, 12 Januari 2026, dengan cuaca yang cenderung basah.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews