Connect With Us

Diduga Terjangkit Corona, Pilot Asal Pamulang Meninggal Dunia

Rachman Deniansyah | Senin, 23 Maret 2020 | 21:46

Ilustrasi Virus Corona. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pilot sebuah maskapai penerbangan telah meninggal dunia, diduga akibat terinfeksi virus Corona, Minggu (22/3/2020) kemarin. 

Pilot yang diketahui bernama Sutopo Putro dengan alamat di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan itu, dinyatakan meninggal usai menerima perawatan di Eka Hospital BSD. 

Direktur PR Korporat Eka Hospital James Carlos menerangkan, pertama kali, pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat Eka Hospital BSD, sehari sebelum dinyatakan meninggal. 

"Dalam kondisi batuk, demam, sesak napas, dengan riwayat perjalanan ke Malaysia kira-kira satu minggu sebelum masuk rumah sakit," ujar James melalui keterangan resminya, Senin (23/3/2020).

Saat itu, kata James, pasien pun langsung ditangani oleh tim dokter yang bertugas. 

"Pasien diperiksa oleh dokter spesialis paru dan serangkaian pemeriksaan penunjang lainnya dengan kecurigaan mengarah pada infeksi virus COVID-19," tuturnya. 

James menerangkan, usai mendapatkan penanganan, kondisi pasien justru kian memburuk. Dokter pun segera memberikan respon cepat berupa prosedur resusitasi jantung paru.

"Dan dilakukan tindakan resusitasi kembali, namun akhirnya pasien meninggal dunia pada pukul 17.44 WIB," paparnya. 

Sementara di lokasi berbeda, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel Tulus Muladiono mengaku belum dapat memastikan pasien tersebut meninggal akibat terjangkit COVID-19.

Sebab, kata Tulus, dirinya belum mendapat konfirmasi yang jelas dari Tim Gugus Tugas Pusat. 

"Untuk yang pilot, masih tunggu info dari Kemenkes. Kalau belum ada hasil lab (laboratorium), kan enggak bisa saya masukan datanya," singkatnya. (RMI/RAC)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill