Connect With Us

Terima Puluhan Aduan Terkait PPDB, KNPI Tangsel Siapkan Rekomendasi

Yudi Adiyatna | Senin, 10 Juli 2017 | 21:00

Ketua DPD KNPI Tangsel Ahmad Syawqi bersama Pengurus DPD KNPI Tangsel saat menggelar Diskusi RTL Posko Pengaduan PPDB Tangsel, Senin (10/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pasca dibukanya Posko Pengaduan Publik terkait permasalahan PPDB oleh KNPI Tangsel, Kamis (6/7/2017) lalu. Sekitar 25 aduan masyarakat telah masuk.

Asrori Ketua Posko Pengaduan Publik KNPI Tangsel menuturkan, selama 4 hari dibukanya Posko Pengaduan, pihaknya mengklaim sudah menerima banyak aduan serta telah menginventarisir dan mencatat berbagai permasalahan PPDB yang timbul.

"Kami sudah menerima 25 aduan masyarakat dan sudah kami inventarisir dan klasifikasikan permasalahan-permasalahan yang timbul, terutama terkait kesalahan pada sistem online PPDB dan pungli,"ungkap Asrori saat ditemui Tangerangnews.com  saat kegiatan Halal Bihalal KNPI Tangsel dan Launching Diskusi Bulanan membahas RTL Terkait Posko Pengaduan PPDB, Senin (10/7/2017).

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Tangsel Ahmad Syawqi mengatakan, menindaklanjuti hasil diskusi dan laporan PPDB tersebut, KNPI Tangsel akan menyampaikan rekomendasi kepada Pemkot.

"Kami akan sampaikan rekomendasi yang intinya mempertanyaan permasalahan yg muncul dalam PPDB tahun ini, sehingga dapat diperbaiki untuk tahun berikutnya. Tentu saya harap Pemkot Tangsel harus dapat mejawab dan mengklarifikasi rekomendasi ini," ungkap Syawqi yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel ini.(RAZ)

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill