Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Pasca dibukanya Posko Pengaduan Publik terkait permasalahan PPDB oleh KNPI Tangsel, Kamis (6/7/2017) lalu. Sekitar 25 aduan masyarakat telah masuk.
Asrori Ketua Posko Pengaduan Publik KNPI Tangsel menuturkan, selama 4 hari dibukanya Posko Pengaduan, pihaknya mengklaim sudah menerima banyak aduan serta telah menginventarisir dan mencatat berbagai permasalahan PPDB yang timbul.
"Kami sudah menerima 25 aduan masyarakat dan sudah kami inventarisir dan klasifikasikan permasalahan-permasalahan yang timbul, terutama terkait kesalahan pada sistem online PPDB dan pungli,"ungkap Asrori saat ditemui Tangerangnews.com saat kegiatan Halal Bihalal KNPI Tangsel dan Launching Diskusi Bulanan membahas RTL Terkait Posko Pengaduan PPDB, Senin (10/7/2017).
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Tangsel Ahmad Syawqi mengatakan, menindaklanjuti hasil diskusi dan laporan PPDB tersebut, KNPI Tangsel akan menyampaikan rekomendasi kepada Pemkot.
"Kami akan sampaikan rekomendasi yang intinya mempertanyaan permasalahan yg muncul dalam PPDB tahun ini, sehingga dapat diperbaiki untuk tahun berikutnya. Tentu saya harap Pemkot Tangsel harus dapat mejawab dan mengklarifikasi rekomendasi ini," ungkap Syawqi yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel ini.(RAZ)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews