Connect With Us

Pemkot Tangsel Cek PNS Terduga Anggota HTI

Yudi Adiyatna | Selasa, 1 Agustus 2017 | 15:00

Benyamin Davnie. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Terkait himbauan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang disampaikan di Istana Negara, Jakarta,Senin (24/7/2017) agar seluruh pegawai negeri sipil (PNS) , yang tergabung dalam struktur Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI), harus segera mengundurkan diri.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini sedang melakukan pengecekan dan pendataan pegawai yang diduga terlibat ke dalam ormas yang sudah dibubarkan pemerintah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel, Apendi. Menurut Apendi pihaknya saat ini sedang bekerjasama dengan Kesbangpol terkait data anggota HTI yang menjadi PNS.

“Saya sedang mengecek dari 5000 pegawai ada atau tidak yang menjadi HTI itu, kita sedang kerjasama dengan kesbangpol, karena mereka yang punya datanya “ungkap Apendi.

Selain itu dirinya dengan tegas akan memanggil dan melakukan pembinaan jika terbukti ada PNS di semua OPD dilingkungan Pemkot Tangsel yang terlibat ke dalam jaringan HTI.

“Akan kita bina, kita panggil dan diberlakukan ketentuan sesuai UU ASN jika ada yang terbukti terlibat HTI,” ungkap mantan Camat Pondok Aren ini.

Sementara itu Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie kepada TangerangNews.com beberapa waktu lalu mengatakan, hingga saat ini dirinya belum dan masih menunggu laporan dari BKPP terkait keberadaan PNS yang terduga anggota HTI tersebut.

“Sampai saat ini saya tidak mendapat laporan di Tangsel PNS yang mengikuti atau yang menjadi anggota HTI. Kalau ada kita akan lakukan pembinaan kepada mereka,” ungkapnya.(RAZ)

WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill