Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan pelajar asal Belanda belajar membatik di SMA Negeri 2 kota Tangerang. Kegiatan tersebut bagian dari pertukaran budaya antar kedua bangsa yang rutin setiap tahun diselenggarakan, oleh Detara Foundation dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (1/8/2017).
Humas SMAN 2 Kota Tangerang Maroji menuturkan, pihaknya sangat senang bisa menerima pelajar asal Negeri kincir angin tersebut untuk merasakan suasana pendidikan dan budaya di Indonesia, khususnya di kota Tangerang.
"Salah satunya mereka belajar membatik, karena membatik merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia dan mereka patut tahu itu," terangnya.
Salah seorang pelajar Belanda, Jet, mengaku senang bisa belajar membatik. Awalnya ia merasa kesulitan, namun karena dirinya suka menggambar, tak terlalu sulit baginya untuk membuat pola batik.
"Ya, saya senang bisa tahu apa itu membatik, yang katanya merupakan warisan budaya bangsa di Indonesia," ucapnya dalam bahasa Inggris.
Hal senada diungkapkan siswa Belanda lainnya, Maud, belajar membatik bersama sama cukup menyenangkan. "Saya rasa Indonesia memiliki banyak keunikan, salah satunya membatik ini. Saya senang bisa mencobanya," ungkapnya.(RAZ)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGFame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews