Connect With Us

Pelajar Belanda Belajar Membatik di SMAN 2 Tangerang

Sayuti Tan Malik | Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:00

Tampak Siswa Siswi SMA Negeri 2 kota Tangerang beserta pelajar asal Belanda belajar membatik, Selasa (1/8/2017). (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan pelajar asal Belanda belajar membatik di SMA Negeri 2 kota Tangerang. Kegiatan tersebut bagian dari pertukaran budaya antar kedua bangsa yang rutin setiap tahun diselenggarakan, oleh Detara Foundation dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (1/8/2017).

Humas SMAN 2 Kota Tangerang Maroji menuturkan, pihaknya sangat senang bisa menerima pelajar asal Negeri kincir angin tersebut untuk merasakan suasana pendidikan dan budaya di Indonesia, khususnya di kota Tangerang.

"Salah satunya mereka belajar membatik, karena membatik merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia dan mereka patut tahu itu," terangnya.

Salah seorang pelajar Belanda, Jet, mengaku senang bisa belajar membatik. Awalnya ia merasa kesulitan, namun karena dirinya suka menggambar, tak terlalu sulit baginya untuk membuat pola batik.

"Ya, saya senang bisa tahu apa itu membatik, yang katanya merupakan warisan budaya bangsa di Indonesia," ucapnya dalam bahasa Inggris.

Hal senada diungkapkan siswa Belanda lainnya, Maud, belajar membatik bersama sama cukup menyenangkan. "Saya rasa Indonesia memiliki banyak keunikan, salah satunya membatik ini. Saya senang bisa mencobanya," ungkapnya.(RAZ)

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill