Mudahkan Pengguna Mobil Listrik, SPKLU Center XDN Cipondoh Punya 12 Slot Charging
Sabtu, 26 September 2026 | 10:11
Kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Kota Tangerang terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik.
TANGERANGNEWS.com-Kenaikan tarif parkir di Tangerang Selatan membuat sebagian warga protes dan mempertanyakan keputusan pemerintah tersebut. Warga protes lantaran tarif parkir yang diterapkan semakin mencekik sementara pelayanan yang diberikan tak kunjung membaik.
Bahkan kenaikan tarif parkir ini tanpa dibarengi adanya sosialisasi terlebih dahulu yang diberikan kepada warga.Kenaikan tarif parkir sendiri mulai diterapkan pada Jumat (1/9/2017) kemarin.
Amanda, 33, satu dari warga berkeluh kesah mengenai harga parkir yang melambung tinggi. Ia pun terkaget - kaget saat dirinya membayar parkir tak seperti biasanya di pusat pembelanjaan.
"Aku kemarin parkir di Teras Kota sudah naik tarifnya. Enggak ada pemberitahuan apa - apa, tahu - tahu naik aja," ujar Amanda Senin (4/9/2017).
Wanita berusia 33 tahun itu pun kecewa lantaran ketika memasuki sebuah mall di kawasan Serpong tersebut tarif parkir naik seperti yang diterapkan saat ini.
"Naik dari Rp3.000 per jam jadi Rp4.000 per jam, lalu per jam berikutnya jadi Rp 4.000. Aku paling cuma 1,5 jam parkir di situ, tiba - tiba bayar Rp8.000. Biasanya cuma bayar Rp6.000," ucapnya.
BACA JUGA : DPRD Tangsel Wacanakan BUMD Perparkiran
Senada dengan Amanda, Putri, 29, yang juga pengunjung pusat pembelanjaan. Warga asal Serpong, Tangsel tersebut meminta agar pemerintah setempat berpikir ulang dalam menerapkan tarif parkir baru itu.
"Ya kalau parkir naik gitu mestinya pelayanan lebih bagus. Misalnya ada jaminan asuransi. Terus kalau di ITC yang sekarang parkir jadi Rp5.000 terlalu mahal untuk parkiran mobil yang gelap banget di atas," ungkap Putri.
Dirinya pun mempertanyakan mengapa harga parkir dinaikan di pusat keramaian seperti tempat pembelanjaan. Sehingga mereka harus berpikir ulang untuk berlama - lama berkunjung di Mall yang berada di kawasan Tangerang Selatan.
"Cuma kalau mahal gitu jadi ngitung. Berarti jangan lama - lama di Mall. Apalagi kalau jamnya nanggung, misalnya 1 jam 15 menit, soalnya bayar parkirnya dihitung jadi 2 jam," ungkap Putri .
Kenaikan tarif parkir kendaraan diketahui sudah mulai berlaku sejak 1 September 2017, namun kenaikan tarif parkir yang mendadak ini tak dibarengi dengan sosialisasi terlebih dahulu yang dilakukan terkait keluarnya Keputusan Wali Kota (Kepwal) mengenai tarif parkir baru Nomor 974.3/Kep.239-Huk/2017.
Beban yang akan dikenakan untuk mobil dan mini bus sebesar Rp5.000 pada satu jam pertama. Lalu di jam berikutnya ada penambahan sebesar Rp2.000. Sedangkan untuk kendaraan seperti Bus dan Truk tarifnya berbeda lagi yaitu sebesar Rp7.000 untuk satu jam pertama dan bertambah Rp3.000 di jam berikutnya.
BACA JUGA : Parkiran Plaza BSD Diduga Salahi Peruntukan
Sementara bagi pengendara roda dua atau motor, para pengendara harus membayar Rp2.000 untuk satu jam pertama dan Rp1.000 di jam berikutnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan Tangsel , Sekdishub Aplahunnajat yang dihubungi TangerangNews.com.
Kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Kota Tangerang terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews