Connect With Us

Suratno tewas di Samping Gereja Pamulang

Yudi Adiyatna | Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:00

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho saat memberikan keterangan terkait penemuan mayat di Pondok Cabe, Pamulang. (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa penemuan mayat laki-laki di samping Gereja Balai Kerajaan Saksi Saksi Yehua, Pondok Cabe IV RT. 02/05 Kelurahan Pondok Cabe Udik,  Pamulang, Tangsel, Sabtu (21/10/2017) lalu mulai terungkap.

Mayat laki-laki berusia 56 tahun tersebut diketahui bernama Suratno, warga Pamulang Indah blok D-4/27 Pamulang Timur, Pamulang, Tangsel .

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho Rabu (25/10/2017) mengatakan, dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV,  terlihat korban berjalan sempoyongan dan bergerak tidak beraturan di pinggir jalan,  sebelum akhirnya terjatuh di lahan kosong sebelah bangunan gereja tersebut.

"Awalnya, Sudiono ,48 rekan almarhum hendak  mengantarkannya untuk berobat karena diketahui almarhum mengidap penyakit asma yang berkepanjangan.  Namun di tengah perjalanan almarhum mengurungkan niatnya dan kemudian pergi berjalan sendiri sampai akhirnya terjatuh di tanah kosong samping gereja," terangnya.

Pihaknya memastikan peristiwa itu bukan korban tindak pidana.

"Awalnya kami dapati luka sayat di tubuh jenazah, ternyata setelah kami lakukan olah TKP dan pemeriksaan sampel di RS Fatmawati   luka tersebut didapatkan karena  korban terjatuh di tempat sampah dan terkena pecahan beling," ungkapnya.

Selain itu, alumnus Akpol 2006 ini mengatakan, kondisi mayat ketika diketemukan oleh saksi salah seorang  petugas Gereja tersebut sudah dalam keadaan tidak utuh lagi.  Serta mengalami pembusukan di sekujur tubuhnya.

"Jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh lagi, maksudnya bukan dalam arti ada bagian tubuh yang terlepas. Tetapi dari pemeriksaan kedokteran  sudah lebih dari 4 hari banyak sekali belatung karena proses pembusukan," tuturnya.(DBI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill