Connect With Us

Diduga Bunuh Diri, Mayat Pria Ditemukan di Apartemen Parkland Serpong

Yudi Adiyatna | Jumat, 13 Oktober 2017 | 09:00

Tampak Seorang pria Tewas di lokasi pembangunan Apartemen Parkland Avenue Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (13/10/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria dewasa berusia 30 tahunan ditemukan tewas di depan lokasi pembangunan Apartemen Parkland Avenue Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (13/10/2017) pagi tadi.

BACA JUGA : Jomblo di Kresek Tewas Gantung Diri

Pria yang belum teridentifikasi tersebut tewas dengan posisi tertelungkup dan badan penuh luka. Korban ditemukan mengenakan kaus berwarna merah  dengan kondisi sobek dan celana jeans yang penuh darah. Diduga korban bunuh diri dengan lompat dari bangunan apartemen.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian dari Polsek Serpong sedang melakukan proses identifikasi dan melakukan evakuasi terhadap jasad jenazah korban tersebut.

BACA JUGA : Tanoe Wijaya Jadi Saksi Wanita Muda Bunuh Diri di Batuceper

"Nanti ya akan saya kasihkan data lengkapnya," ungkap Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan di lokasi kejadian.

Pantauan TangerangNews.com  di lokasi terlihat perwakilan Pengawas  Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten telah di lokasi untuk mengecek fasilitas keselamatan kerja di apartemen yang sudah beberapa tahun di bangun tersebut.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill