Connect With Us

Mau Ngajar Ngaji, Muthmainah Tewas Ditabrak Motor di Serpong

Yudi Adiyatna | Kamis, 5 Oktober 2017 | 16:00

Ilustrasi Kecelakaan (Istimewa / TangerangNews,com)

TANGERANGNEWS.com-Nasib kurang beruntung dialami Muthmainah, 75. Nenek yang tinggal di Kelurahan Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang ini tewas ditabrak sepeda motor saat hendak berangkat mengaji di Jalan Semapal Serpong, depan Apartemen Treetalk BSD, Tangsel. Rabu (4/10/2017) kemarin.

Menurut penuturan salah seorang pihak keluarga korban, Azmi, 25, mulanya korban yang sehari-hari berprofesi sebagai guru ngaji ini hendak berangkat dari rumahnya menuju Musholla tempatnya biasa mengajar mengaji.

BACA JUGA : Pelajar SMP Tewas Saat Ingin Menumpangi Truk di Tangerang

"Dia berangkat dibonceng sepeda motor oleh anaknya, Ismail Marzuki, lalu saat melintas di Jalan Semapal Serpong, tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh pengendara Yamaha Vega ZR bernomor polisi B-3054-NIN," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP terhadap kejadian tersebut, dan telah mengidentifikasi pengendara Yamaha Vega ZR yang menabrak korbannya hingga tewas.

"Kami sudah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti dan mencari data dan keterangan saksi-saksi kejadian tersebut," ungkapnya.

BACA JUGA : Mau Berangkat Sekolah, Yahya Tewas Kecelakaan di Depan Polsek Cisauk

Menurut Lalu, pengendara Yamaha Vega ZR saat itu melaju dengan kecepatan tinggi. Karena tidak fokus konsentrasi, akhirnya kendaraannya menyenggol motor Honda Beat yang ditumpangi oleh korban.

Korban karena tidak memakai helm, kepalanya terbentur aspal dan luka pada bagian kepala. Dia sempat dibawa ke RS medika, tapi meninggal dalam perawatan," ungkap Lalu.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Para Ayah di Kota Tangerang Ramai-ramai Antarkan Anaknya di Hari Pertama Sekolah

Para Ayah di Kota Tangerang Ramai-ramai Antarkan Anaknya di Hari Pertama Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 | 12:23

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Tangerang diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill