Connect With Us

Cium Bau Busuk, Nenek Nina Tewas di Kampung Dongkal Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 30 September 2017 | 09:00

Aparat Kepolisian mengevakuasi Jenazah Seorang Nenek yang tewas di rumah kontrakan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (29/9/2017) (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Seorang nenek bernama Nina,70, ditemukan tewas didalam rumah kontrakan di Kampung Dongkal RT 01/03 Kelurahan Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (29/9/2017) malam.

Menurut Saksi Ari,35, yang juga tetangga Nina sudah mencium bau tak sedap tersebut.  Setelah dicari tau bau tak sedap itu tidak ditemukan.

BACA JUGA : Istri Juragan Bakmie Tewas, Polisi Selidiki Indikasi Cinta Segitiga

"Dari pagi saya cari baunya ga ketemu, pas istri saya nyapu pukul 15.00 WIB nemuin banyak laler diatasi lobang angin. Ternyata bener pas saya nengok ke atas saya cium bau tak  sedep," katanya.

Ari pun panik langsung bergegas menghubungi ketua RT setempat dan pemilik kontrakan.

"Saya liat ini pintu kok ga dikunci saya gedor tak dijawab juga. Akhirnya saya inisiatif lapor ke pemilik kontrakan pak Ridho. Dia sudah hampir 2 tahun tinggal sendiri," ucapnya.

BACA JUGA : Pembunuhan Nenek di Tangsel, Pelaku Sadar Salah Sasaran Setelah Baca Berita

Hingga semalam, jasad  korban masih berada di dalam rumah kontrakan menunggu petugas kepolisian olah TKP.  Petugas  Polsek Cipondoh tampak sudah memasang garis polisi.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill