Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar SMK Pustek Sepong, Tangsel, M Yahya Amrullah, 16, tewas dengan kepala bersimbah darah di tengah Jalan Raya Cisauk-Lapan, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/9/2017) pagi.
Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio nopol B-6650-NWN diduga bersenggolan dengan sepeda motor lain saat hendak berangkat sekolah, hingga terjatuh dan membentur aspal.
BACA JUGA : Mau Berangkat Kerja, Maman Tewas di depan Kantor AirNav Tangerang
Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi persis di depan Polsek Cisauk, sekitar pukul 06.45 WIB. Darah terlihat mengalir dari kepala korban, sementara helm yang digunakannya tampak hancur. Demikian juga dengan sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan.
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin saat dikonfirmasi TangerangNews.com menjelaskan, korban saat itu melaju dari arah Suradita menuju Cisauk. Kemudian di lokasi kejadian, korban bersenggolan dengan sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya.
"Korban kemudian terjatuh dan kepalanya membentur ke aspal," ujarnya, Jumat (29/9/2017).
BACA JUGA : Hindari Tabrakan dengan Angkot, Inda Tewas Terlindas Tronton di Legok
Akibat benturan tersebut, helm yang digunakan korban yang beralamat di Perumahan Griya Serpong Asri, Blok Bugefil, RT 04/05, Kelurahan Suradita, Cisauk tersebut pun terlepas, sehingga korban mengalami luka serius pada bagian kepala.
"Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tangsel untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong," tukasnya.
Akibat peristiwa tersebut, kondisi lalu lintas di Jalan Raya Cisauk-Lapan pun sempat tersendat. Beberapa saat kemudian kembali lanca setelah petugas tiba di lokasi.(RAZ)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews