Connect With Us

Hendra Tewas di Danau Golf Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 3 September 2017 | 11:00

Hendra (19), pembersih taman, ditemukan tak bernyawa di danau kawasan golf Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. (@TangerangNews 2017 / Rangga A Zuliansyah)



TANGERANGNEWS.com-Hendra, seorang karyawan yang bertugas menata taman di danau Soewarna Golf Bandara Soekarno-Hatta ditemukan tewas tenggelam pada Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. Informasi tersebut disampaikan Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta IPDA Prayogo. Keesokan harinya, mayat Hendra baru diketemukan.

 “Iya benar, korban merupakan orang yang biasa bersih-bersih taman,” kata Prayogo, Sabtu (2/9/2018).

BACA JUGA : Kepergok, Maling Motor di Cikupa Tewas Diamuk Massa



Sebenarnya, kata dia, Hendra, 19, saat itu tidak sendiri membersihkan taman di sekitar danau. Dia bersama rekan-rekannya. Tetapi, entah bagaiamana, tiba-tiba saja dia tercebur dan tenggelam.  Kedalaman danaunya sekitar lebih tiga meter,” ujar Prayogo.

BACA JUGA : Gagal Nyalip Angkot, Pelajar Tewas Terlindas Kontainer di Jayanti Tangerang

Bahkan, dia menjelaskan, Hendra menggunakan perlengkapan selama bertugas. “Ya namanya musibah, dia tidak bisa berenang,”tandasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill