Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah tronton bernomor polisi B 9415 TYW yang melaju kencang dari arah Serpong menuju Gunung Sindur tiba-tiba hilang kendali dan menabrak beberapa warung di pinggir jalan Raya Puspitek, Setu, Kota Tangsel, Minggu (24/9/2017) siang.
Kejadian yang terjadi pada pagi menjelang siang hari itu diduga karena karena sopir yang bernama Safrudin ,24, mengantuk ketika sedang berkendara. "Sekarang masih dalam proses BAP saksi dan pengemudi, " kata Kapolsek Cisauk, AKP Abdul Kohar Minggu (24/9/2017) malam. BACA JUGA : Hindari Orang Nyebrang, Terios Tabrak Rumah di Pamulang
Saat sedang berada di perempatan Muncul,Setu Muncul, truk tronton tersebut langsung menghantam empat warung di pinggir jalan. Selain itu menabrak dua sepeda motor yang melintas. Bahkan salah satu motor Jupiter MX berwarna hitam dengan nomor polisi B 6659 SKE sampai terlindas. Beruntung sang pengemudi motor tersebut berhasil selamat. BACA JUGA : Pengendara Hyundai yang Tabrak Ruko di Gading Serpong Karena Mengantuk
"Tidak ada korban jiwa, kerugian materil masih ditaksir secara keseluruhan. Empat warung dan dua sepeda motor," jelas Kapolsek Cisauk tersebut.
Akibat kejadian tersebut bagian depan tronton tersebut pun mengalami kerusakan berat. Mulai dari penyok karena hantaman dan kaca depan pecah serta atap yang sedikit ringsek.(DBI)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews