Connect With Us

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Tigaraksa

Mohamad Romli | Selasa, 5 September 2017 | 13:00

Seorang pria tewas di tutupi daun pisang di pinggir rel kereta api Km 52+01, Kabupaten Tangerang, Senin (4/9/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria tanpa identitas ditemukan terkapar sudah tak bernyawa di pinggir rel kereta api Km 52+01, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Senin (4/9/2017) malam.

Kapolsek Tigaraksa Kompol Agus Hermanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.35 WIB. "Kepala korban sebelah kiri hancur, tangan kiri dan jari-jari tangan juga putus," katanya, Selasa (5/9/2017).

BACA JUGA : Lagi, Pria Tewas Tertabrak KRL Serpong-Tanah Abang

Korban diketahui mengenakan pakaian celana jeans warna biru serta switer warna merah dengan sabuk coklat kombinasi putih. Di perkirakan berusia 35 tahun dengan warna kulit sawo matang. "Namun tidak ditemukan kartu identitas pada tubuh korban," kata Agus.

Hingga kini pihaknya belum mengetahui penyebab korban bisa tertabrak kereta  api. Apakah bunuh diri atau murni kecelakaan, masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA : Dokter yang tertabrak Kereta di Depok dipastikan warga Kelapa Dua Tangerang

"Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Tangerang. Bagi masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban kami himbau untuk segera datang ke Mapolsek Tigaraksa," tukasnya.(RAZ)

KAB. TANGERANG
DLHK Banten Segel 3 Perusahaan di Tangerang Diduga Cemari Sungai Cisadane

DLHK Banten Segel 3 Perusahaan di Tangerang Diduga Cemari Sungai Cisadane

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:50

Tiga perusahaan yang diduga mencemari aliran Sungai Cisadane yang berada di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang disegel Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill