Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas tertabrak Kereta Commuterline Jurusan Serpong-Tanah Abang, Minggu (3/9/2017) pagi tadi.
Kejadian nahas yang terjadi tak jauh dari Sinyal masuk Stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel ini, mengagetkan warga di belakang Komplek Perumahan Pertamina yang tak jauh dari lokasi.
BACA JUGA : Korban Tabrak Kereta di Depok, Bendera Kuning di Kediaman Dokter Meilani
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, mulanya berdasarkan keterangan salah seorang saksi di TKP, Mad Romli, saat kejadian dirinya sedang bertugas dan mendapat laporan adanya kecelakaan dari masinis kereta 1929.
"Saksi mulanya dikabarkan bahwa pemberangkatan awal kereta Sudimara-Tanah Abang terganggu, karena KA menabrak pejalan kaki di belakang Komplek Pertamina," kata Alexander, Minggu (3/9/2017).
BACA JUGA : Dokter yang tertabrak Kereta di Depok dipastikan warga Kelapa Dua Tangerang
Penyebab sementara, korban yang tidak dikenal warga sekitar tersebut diduga ketabrak kereta di jalur hilir, Serpong arah Tanah Abang. Selanjutnya petugas security langsung mengecek lokasi.
"Korban diperkirakan memiliki ciri usia sekira 30 tahun, badan sedang, bentuk wajah oval. Rambut lurus pendek, memakai kaos hitam dan celana bahan panjang putih," ungkapnya.(RAZ)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGBagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews