Connect With Us

Lagi, Pria Tewas Tertabrak KRL Serpong-Tanah Abang

Yudi Adiyatna | Minggu, 3 September 2017 | 18:00

Ilustrasi Kecelakaan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas tertabrak Kereta Commuterline Jurusan Serpong-Tanah Abang, Minggu (3/9/2017) pagi tadi.

Kejadian nahas yang terjadi tak jauh dari Sinyal masuk Stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangsel ini, mengagetkan warga di belakang Komplek Perumahan Pertamina yang tak jauh dari lokasi.

BACA JUGA : Korban Tabrak Kereta di Depok, Bendera Kuning di Kediaman Dokter Meilani

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, mulanya berdasarkan keterangan salah seorang saksi di TKP, Mad Romli,  saat kejadian dirinya sedang bertugas dan mendapat laporan adanya kecelakaan dari masinis kereta 1929.

"Saksi mulanya dikabarkan bahwa pemberangkatan awal kereta Sudimara-Tanah Abang terganggu, karena KA menabrak pejalan kaki di belakang Komplek Pertamina," kata Alexander, Minggu (3/9/2017).

BACA JUGA : Dokter yang tertabrak Kereta di Depok dipastikan warga Kelapa Dua Tangerang

Penyebab sementara, korban yang tidak dikenal warga sekitar tersebut diduga ketabrak kereta di jalur hilir, Serpong arah Tanah Abang. Selanjutnya petugas security langsung mengecek lokasi.

"Korban diperkirakan memiliki ciri usia sekira 30 tahun, badan sedang, bentuk wajah oval. Rambut lurus pendek, memakai kaos hitam dan celana bahan panjang putih," ungkapnya.(RAZ)

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill