Connect With Us

Pembunuh Istri Juragan Bakmi Minta Maaf ke Keluarga Korban saat Rekonstruksi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Oktober 2017 | 14:00

Rekonstruksi Tersangka Jonny Setiawan,37, memerankan Adegan sebelum membunuh Istri Juragan Bakmi, Rabu (4/10/2017). (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Jonny, pembunuh istri juragan bakmie, Vera Yusita Sumarna , 42, di Cipondoh, Kota Tangerang, sempat menangis dan meminta maaf ke keluarga korban saat menjalani adegan rekonstruksi yang digelar petugas Polres Metro Tangerang, Rabu (4/10/2017).

Pada saat rekonstruksi awal, yaitu sebelum korban dibawa ke kontrakan tempat pembunuhan terjadi, pelaku terlebih dahulu bertemu korban di rumahnya di Poris Indah, Kecamatan Cipondoh.

REKONSTRIKSI

Rekonstruksi Tersangka Jonny Setiawan,37, memerankan Adegan Pembunuhan Istri Juragan Bakmi.

BACA JUGA : Rekonstruksi Pembunuhan Istri Juragan Bakmi, Pelaku Jalani 37 Adegan di Cipondoh

POLISI

Tampak Masyarakat sekitar berkumpul ingin melihat Rekonstruksi tersangka Jonny Setiawan,37, pelaku Pembunuhan Istri Juragan Bakmi.

 

POLISI

Rekonstruksi tersangka Jonny Setiawan,37, pelaku Pembunuhan Istri Juragan Bakmi.

Dua keluarga korban, yakni suami dan saudaranya ikut berperan dalam rekonstruksi tersebut. Sementara korban perannya digantikan oleh seorang Polwan.

Selama menjalani rekonstruksi, Jonny lebih sering menatap ke bawah sembari mengatupkan kedua tangannya. Beberapa kali ketika Jonny diminta memeragakan sebuah adegan, dia melakukannya tetapi tetap dengan wajah yang menatap ke arah bawah.

BACA JUGA : Tersinggung 'Main' Tak Kuat Lama Alasan Jonny Bunuh Istri Juragan Bakmi

Sesudah menjalani rekontruksi adegan awal, Jonny merasa sedih hampir menangis dan meminta maaf kepada keluarga korban. "Pak, Bu maafin saya. Saya sangat menyesal," kata Jonny sambil bersedih.

Setelah melakukan adegan awal, Jonny melanjutkan adegan selanjutnya yakni sebanyak 37 adegan yang diperagakannya. Aksi pembunuhan sendiri berada di adegan ke 28 dimana Jonny menikam korban menggunakan pisau dapur dan membekap wajahnya dengan bantal hingga tidak bernafas.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

PLN UP3 Cikokol Edukasi Siswa SMAN 2 Tangerang soal Listrik Aman dan Energi Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:35

PT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill