Connect With Us

Istri Juragan Bakmie di Cipondoh Diduga Dibunuh Karyawannya

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 18 September 2017 | 10:00

Seorang ibu rumah tangga FYS, 42 tewas diduga korban pembunuhan, Minggu (17/9/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com - FYS, 42, Istri juragan bakmie yang tewas dengan tangan terikat dan luka tusukan di dalam kontrakan di RT04/08 No 9, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (17/9/2017) malam, diduga dibunuh karyawannya sendiri.
 
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kontrakan tersebut ditinggali oleh karyawan korban yakni Jony Setiawan. Dia kerap ditugaskan untuk belanja bahan dagangan ke pasar oleh korban.
 
"Kita sedang mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan.
BACA JUGA :

Korban sebelumnya pergi dari rumah sejak Sabtu (16/9/2017) pagi. Namun hingga Minggu, tidak kembali ke rumah. Akhirnya suami korban, S, mencarinya kemana-mana. Hingga akhirnya dia menemukan jasad istrinya di kontrakan tersebut sekitar pukul 17.30 WIB.
 
"Setelah dicari-cari ke tempat kerjanya korban tidak ada. Kemudian dia (Suami korban) mencari ditempat kontrakan karyawannya. Setelah di buka pintu kontrakan ternyata korban sudah meninggal," kata Jelas Kapolres.
BACA JUGA :
 
Di dalam kontrakan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa obeng dan pisau yang diduga digubakan untuk membunuh korban.
 
"Posisi korban terlentang di atas kasur, dalam keadaan tangan terikat dan terdapat luka jeratan di leher dan tusukan di pipi dan dada," jelas Kapolres.(RAZ)
PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill