Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TANGERANGNEWS.com-Hati siapa yang tidak sakit dan perih, kalau melihat kekasih pujaan hati terlihat berjalan mesra dengan laki-laki lain. Mungkin seperti itu perasaan Buyung Eduar, 45, duda paruh baya, warga Kampung Kebon Kelapa RT02/02, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang ini. Sehingga dirinya pun nekat bunuh diri dihadapan sang kekasih dengan menebas tangannya, Sabtu (29/7/2017) malam.
Enu salah satu warga Kampung Kebon Kelapa mengatakan, kejadian tersebut bermula pada pukul 18.30 WIB, Buyung mendatangi kontrakan pacarnya, Dini Safitri, yang masih berusia 15 tahin ini, sambil membawa sangkur untuk menanyakan laki-laki yang mengantarnya pulang.
"Namun justru mereka malah bertengkar, Buyung akhirnya emosi dan mencekik pacarnya. Namun berhaisl dipisahkan oleh orang tua Dini," katanya.
Enu melanjutkan, karena ditegur keras oleh orang tua dan kecewa dengan sikap sang kekasih. Buyung nekat melukai tangan dengan sangkur yang biasa dibawanya saat bertugas sebagai sekuriti ini.
"Para tetangga yang melihat kejadian itu, segera melarikan korban ke rumah sakit dan melaporkannya ke Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang. Polisi pun langsung datang ke TKP," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dikabarkan meninggal dunia beberapa jam setelah dirawat di RSUD Tangerang.(RAZ)
Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.
RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews