Connect With Us

Suasana Haru Selimuti Rumah Duka Perempuan yang Tewas Dianiaya Kekasihnya

Yudi Adiyatna | Senin, 4 Desember 2017 | 13:00

Suasana Haru dan Tangisan Keluarga Korban Siti Nurhayati, 22, Di Perumahan Amarapura, Kademangan, Setu, Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Suasana duka meliputi kediaman Siti Nurhayati, 22, korban tewas mengenaskan yang diduga dihabisi oleh kekasihnya di Perumahan Amarapura, Blok F2/18, Kademangan, Setu, Tangsel, Minggu (3/12/2017) malam.

Di kediamannya, tampak puluhan pelayat memadati rumah berpagar hitam yang hanya dihuni berdua dengan adik perempuan tersebut.

BACA JUGA :


Orang tua angkat korban, Farida yang baru tiba dari kampung halamannya di Semarang pun tak kuasa menahan tangis saat melihat banyaknya pelayat yang memenuhi rumah korban. Warga yang ada pun membantu mencoba menenangkan wanita paruh baya itu.

"Ini Pakde dan Bude yang baru sampe dari Semarang. Di rumah semalam cuma ada Mba Nur (korban) dan Nurleha (adik korban)," terang Fazra Muhammad Wildan, 18, salah satu adik korban.

Sementara itu, Nurleha adik korban yang saat itu sedang berada di rumah bersama korban tak henti-hentinya menahan tangis. Nurleha, yang masih bersekolah di kelas dua SMA itu tampak terguncang atas kehilangan kakak perempuannya secara tragis.

"Maafin aku ya, aku ga bisa jagain kak Nur," kata Nurleha sambil terisak memeluk Pamannya.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill