Connect With Us

Ada Gempa Saat Rapat di Pemkot Tangsel, Airin Panik

Yudi Adiyatna | Selasa, 23 Januari 2018 | 15:00

Para Pegawai Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhamburan keluar ketika peristiwa Gempa, Selasa (23/1/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Gempa bumi berkekuatan 6.4 SR yang berpusat di Lebak, Banten terasa guncangannya hingga wilayah Tangerang Selatan, Selasa (23/1/2018).

Bahkan, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang saat itu diketahui sedang mengadakan rapat bersama para kepala dinasnya di Kantor Balai Kota Tangsel di Jalan Serua, Maruga, Ciputat ikut panik dan keluar dari gedung berlantai 4 tersebut, bersama puluhan pegawai pemkot lainnya.

Airin yang mengenakan pakaian dinas berwarna coklat pun turun langsung menuju lapangan upacara di depan kantornya tersebut. "Tadi gempa berasa ya, coba cek di masjid berasa enggak," ujar Airin kepada salah satu pegawai Pemkot.

BACA JUGA :

Airin pun kemudian bergegas menghubungi Kepala BPBD Tangsel, Chaerudin untuk mengkonfirmasi dan menanyakan sumber gempa tersebut dan potensi adanya kemungkinan gempa susulan yang terjadi.

"Kira-kira masih aman tidak Pak, untuk dilanjutkan kegiatan di Kantor Pemkot," ujar Airin seperti ditirukan salah seorang pegawai pemkot kepada TangerangNews.com.(RAZ/HRU)

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Bejat! Guru Les di Panongan Cabuli 29 Murid Laki-laki, Modus Traktir Jajanan

Bejat! Guru Les di Panongan Cabuli 29 Murid Laki-laki, Modus Traktir Jajanan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:54

Polresta Tangerang menangkap seorang pria yang berprofesi sebagai guru les berinisial AK, 28, karena diduga melakukan aksi pelecehan seksual 29 murid laki-laki di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill