Connect With Us

Rusak Parah, Jalan di Perempatan Gaplek Biang Macet

Yudi Adiyatna | Rabu, 31 Januari 2018 | 14:00

Jalan berlubang dan rusak parah mengganggu pengguna kendaraan yang melintasi di sekitar perempatan lampu merah Gaplek, Pondok Cabe Pamulang. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Ruas Jalan Raya Jakarta-Bogor yang menghubungkan wilayah Ciputat, Tangerang Selatan dengan wilayah Parung, Bogor rusak parah.

Berdasarkan pantauan TangerangNews.com, Selasa (31/1/2018) jalan rusak tersebut tepat berada di sisi sebelum dan sesudah lampu merah perempatan Gaplek dari arah Ciputat menuju Parung.

BACA JUGA :

Di jalan rusak tersebut terdapat lubang-lubang menganga dengan ukuran bervariasi yakni diameter 20-50 centimeter serta kedalaman 10-20 centimeter.

Rusaknya jalan tersebut bahkan membuat kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatannya, lantaran menghindari lubang-lubang yang hampir menutupi separuh jalan.

Salah seorang pengguna jalan yang sehari-hari melintasi jalan tersebut, David Bastian mengatakan, kondisi rusaknya jalan telah berlangsung lama dan selalu menjadi biang kemacetan setiap harinya, baik di jam sibuk pagi dan sore hari maupun di siang hari.

"Sudah lama ini, bahkan semenjak musim hujan jadi tambah banyak jalan rusaknya," ungkap David.

David menuturkan bahkan dirinya yang sering melintas menuju kantornya di bilangan Senayan ini kerap melihat beberapa kali kecelakaan ketika arus lalu lintas sedang padat.

"Iya pernah ada yang kecelakaan, biasanya karena orang menghindari lubang, terus juga sama orang yang baru lewat enggak tahu jalan. Pernah waktu itu ada motor ibu-ibu jatuh juga pagi-pagi ," ujar dia.

Dirinya pun berharap agar ruas jalan nasional yang menghubungkan tiga Provinsi yakni Provinsi Banten, Jawa Barat Dan DKI Jakarta itu pun segera diperbaiki oleh pemerintah, mengingat jalur tersebut tiap harinya banyak dilalui pengendara yang melintas menuju Jakarta ataupun arah sebaliknya ke wilayah Bogor.

"Cepetnya sih harus diperbaikin, karena biar ngurangi beban macet juga, udah mah macet lampu merah eh macet jalan rusak juga," tuturnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill