Connect With Us

8582 Keluarga di Tangsel Terima Bantuan PKH dari Menteri Sosial

Yudi Adiyatna | Rabu, 21 Februari 2018 | 17:00

Warga Tangsel secara simbolik menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan langsung oleh Menteri Sosial RI Idrus Marham, di gedung Graha Widya Bakti, Puspiptek, Rabu (21/2/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 8582 jiwa warga Tangsel secara simbolik menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan langsung oleh Menteri Sosial RI Idrus Marham, Rabu (21/2/2018).

Dalam acara penyerahan yang berlangsung di gedung Graha Widya Bakti, Puspiptek, Setu Tangsel ini, Mensos membeberkan jika total bantuan yang diserahkan ke masyarakat Tangsel dalam program tersebut seluruhnya mencapai Rp36.423.430.000.

"Sebagai Menteri baru, saya diperintah Pak Presiden Jokowi untuk mengecek 2 hal ini, yang pertama bantuan untuk PKH-nya sudah jalan, yang kedua bantuan untuk Bansos seperti Rastra (Beras Sejahtera) dan BPNT-nya juga sudah jalan," ucap Idrus Marham.

BACA JUGA :

Dirinya pun menyampaikan, ada perbedaan mengenai besaran jumlah beras yang diberikan pada tahun ini, dimana tiap keluarga masing-masing akan mendapat jatah 10 kilo Rastra namun tanpa ada pembayaran apapun. Berbeda dengan periode sebelumnya, yang mendapat angka 15 kilo per keluarga akan tetapi dengan disertai sejumlah pembayaran.

"Sekarang ini aturan yang ada itu 10 kilo (beras), dulu 15 kilo, tapi dulu ada bayaran. Kalau sekarang masih ada yang mungut bayaran, lapor kepada Ibu Wali kota Tangsel," jelas Idrus.

Masih kata dia, pihaknya saat ini terus mengejar target pada bulan Februari 2018 ini agar tahap penyerahan PKH dan BPNT telah rampung sepenuhnya untuk tahap pertama. Meski begitu, tidak semua daerah memiliki kemudahan akses dalam pendataan maupun penyerahan bantuan tersebut.

"Ini sudah rata-rata 60-an (persen). Ada beberapa daerah memang yang mengalami kendala, misalnya komunikasi atau sinyal yang tak koneksi, transportasi, ini semua didaerah Indonesia Timur," katanya lagi.

Berikut rincian bantuan yang diberikan:

1. PKH bagi 8.582 KPM dengan nilai bantuan sosial sebesar Rp16.219.980.000.

2. KPM PKH Lanjut Usia untuk 83 jiwa sebesar Rp166.000.000.

3. KPM PKH bagi pengidap disabilitas untuk 95 jiwa Sebesar Rp190.000.000.

Sedangkan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) yang diberikan adalah :

1. BPNT kepada sebanyak 15.009 KPM yang nilainya mencapai Rp19.811.880.000.

2. Bantuan Hibah Dalam Negeri :

- Berupa pemberian paket Sembako kepada 350 keluarga yang nilainya mencapai Rp33.320.000

- Bantuan Paket Bagi Anak Prestasi kepada 10 siswa, dengan total mencapai Rp2.250.000.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill