Connect With Us

Sasar Pinggir Tol Sercin, Pengembang Tangsel Mulai Ekspansi Properti

Yudi Adiyatna | Rabu, 14 Februari 2018 | 14:00

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat meresmikan pembangunan 300 unit rumah Martadinata Residence di Jalan Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (13/2/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan makin menunjukkan geliat pembangunan di bidang propertinya. Hal itu menyusul dengan meningkatnya kebutuhan kalangan Urban terhadap tempat tinggal di wilayah Tangsel, terutama perumahan yang memiliki akses langsung terhadap jalan tol Serpong -Cinere (Secin) yang saat ini sedang dibangun.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat meresmikan pembangunan 300 unit rumah Martadinata Residence di Jalan Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (13/2/2018) berharap, pembangunan hunian yang berbentuk vertikal maupun rumah tapak dapat sejalan dengan konsep Smart City yang sejak lama diusung pemerintahannya.

"Setiap pembangunan rumah yang ada, dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Tangsel ataupun di luar Tangsel yang mau menjadi warga Tangsel. Artinya proyek pembangunan pemukiman mesti sesuai dengan konsep kota kita, Smart City," ujar Airin 

Dijelaskan Airin, sebagai daerah penyangga ibu kota, wilayah Tangsel harus memiliki sarana prasarana yang mendukung bagi kegiatan masyarakat. Seperti aksesibilitas jalan, akses moda transportasi, terminal serta kemudahan fasilitas lainnya.

"Di dekat sini Insya Allah fly over Gaplek akan segera beroperasi 2019 nanti, mudah-mudahan akan segera mengurai kemacetan di Gaplek-Ciputat. Terminal Pondok Cabe juga akan meningkat statusnya menjadi tipe A. Begitupun MRT, saya sudah bertemu Pak Sandiaga Uno (Wagub DKI) agar trayeknya bisa terus sampai Pasar Jumat, Ciputat dan Pamulang," tambah Airin.

Dengan sarana yang makin bertambah itu, Airin memastikan, akan turut menjadi daya tarik bagi berbagai kalangan untuk memiliki tempat tinggal atau berinvestasi di wilayah Tangsel. Mengingat, jumlah penduduk mengalami peningkatan drastis sejak beberapa tahun belakangan.

"Saya jadi Wali Kota dari tahun 2011, jumlah penduduknya 1,2 juta orang. Sekarang tahun 2018 sudah mencapai 1,5 juta penduduk. Tentu dengan banyaknya investasi di Kota Tangsel akan menciptakan Multi Player Efek, dan meningkatkan pula roda ekonomi masyarakat," tandasnya.

Sementara di lokasi yang sama, pihak pengembang PT Bumiraya Utama mengatakan, 300 unit perumahan akan dibangun di kawasan seluas 4,7 hektare yang berada di sisi Jalan RE Martadinata Ciputat, Pamulang. Selain kisaran harganya terjangkau, hunian itu nantinya akan memenuhi fasilitas kebutuhan tempat tinggal bagi kaum urban di Tangsel.

Masing-masing rumah nantinya akan berdiri dengan luas 60 meter persegi untuk kategori yang paling kecil, seluruhnya dibangun berbentuk 2 lantai yang dilengkapi 3 kamar tidur. 

"Kami berharap hadirnya perumahan Martadinata ini memberikan manfaat bagi pembangunan serta ekonomi di Kota Tangerang Selatan ini. Kami akan memulai tahap pembangunan unit pada April 2018 nanti, dan serah terimanya pada Desember 2018," kata Pintarso Adijanto, Direktur Utama PT Bumiraya Utama.(RAZ/HRU)

TEKNO
Antisipasi Lonjakan Trafik, Telkomsel Uji Jaringan di Jalur KRL Rawabuntu–Rangkasbitung

Antisipasi Lonjakan Trafik, Telkomsel Uji Jaringan di Jalur KRL Rawabuntu–Rangkasbitung

Senin, 25 Mei 2026 | 15:08

Telkomsel secara khusus melakukan pengujian dan optimalisasi jaringan di jalur KRL Commuter Line Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

NASIONAL
Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 20:32

Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill