Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 2.500 guru mengikuti Pelatihan Akbar Guru PAUD /TK/RA/Sederajat yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD sejak Kamis (22/3/2018) hingga Sabtu (24/3/2018).
Acara terselenggara atas kerjasama Sinar Mas Land dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF) ini bertujuan untuk menciptakan praktik pendidikan karakter dan pendekatan saintifik yang sukses mengembangkan akhlak daya pikir kritis dan kreatifitas anak didik.
Acara penutupan Pelatihan Akbar Guru yang berlangsung di ICE BSD City pada (24/03) dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, didampingi Dewan Pendiri IHF Ratna Megawangi, & Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe.
BACA JUGA:
Dalam pelatihan tersebut, para guru dibekali dengan materi pelatihan di antaranya 9 pilar karakter yaitu pilar 1 Cinta Tuhan dan Segenap Ciptaan-Nya, pilar 2 Mandiri, Disiplin dan Tanggung Jawab, pilar 3 Jujur, Amanah dan Berkata Bijak, pilar 4 Hormat, Santun, dan Pendengar yang Baik, pilar 5 Dermawan, Suka Menolong dan Kerjasama, pilar 6 Percaya Diri, Kreatif dan Pantang Menyerah, pilar 7 Pemimpin yang Baik dan Adil, pilar 8 Baik dan Rendah Hati, pilar 9 Toleran Cinta Damai dan Bersatu.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews