Connect With Us

Menhub & Airin Uji Coba Ganjil Genap Tol Jakarta-Tangerang

Yudi Adiyatna | Minggu, 15 April 2018 | 22:00

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi bersama dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Pjs.Wali Kota Tangerang M.Yusuf melaunching percobaan plat nomor kendaraan ganjil genap di tol Jakarta-Tangerang (Tol Janger) Minggu (15/4/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi bersama dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Pjs Wali Kota Tangerang M Yusuf melakukan percobaan plat nomor kendaraan ganjil genap di tol Jakarta-Tangerang (Tol Janger) Minggu (15/4/2018).

"Launching ini merupakan jalan keluar dan edukasi kepada masyarakat yang sehari-harinya menggunakan lajur Tol Tangerang Jakarta," kata Budi dalam  di Mall at Alam Sutera, Tangerang

BACA JUGA:

Menhub menambahkan, pemberlakuan sistem ganjil genap ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemacetan yang kerap terjadi di daerah penyanggah ibu kota. 

Terlebih hal tersebut sebelumnya telah dilakukan di Kota Bekasi dan menunjukan hasil signifikan, yakni berkurangnya pengguna kendaraan pribadi sebesar 36 persen. 

"Kecepatan juga naik sekitar 20 persen. Ini menunjukan prestasi yang baik. Dan dewan kota juga mengapresiasi," kata dia. 

Bagi masyarakat yang setiap harinya terbiasa menggunakan kendaraan pribadi dan melintas di jalur Tol Janger bisa menggunakan kendaraan umum yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan. 

Ada 17 bus yang disediakan sebagai alternatif bagi masyarakat yang kendaraannya tidak sesuai dengan aturan ganjil-genap. 

"Bagi developer ini merupakan salah satu upaya. Saya apresiasi upaya ini. Supaya ini tidak membuat susah masyarakat melainkan dapat mengedukasi. Agar apa yang kita lakukan bisa lebih baik," kata dia.

 

Sementara itu Wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang turut hadir dalam launching tersebut mengaku menyambut baik program ini. Bahkan dirinya siap jika diminta bantuan dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. 

"Tentu kita juga akan merangkul masyarakat dan swasta agar program ink berjalan dengan baik dan mampu mengatasi permasalahan transportasi yang ada," ujar ibu dua anak tersebut.

Penerapan sistem ganjil genap sendiri akan mulai diberlakukan esok hari , Senin (16/4/2018). 

Penerapan ganjil genap akan diterapkan sejak pukul 06.00 - 09.00 WIB juga akan diberlakukan lajur khusus bus dan pembatasan jam operasional angkutan barang golongan III, IV dan V mulai dari Cikupa hingga Tomang (dua arah).(DBI/RGI)

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill