Connect With Us

Putus Cinta, Pemuda di Serpong Nekat Gantung Diri

Yudi Adiyatna | Selasa, 15 Mei 2018 | 12:00

Jenazah Berinisial RY, 20 tahun. Warga Perumahan Golden Vienna, BSD Serpong ini ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Senin (14/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Putus cinta membuat buta. Begitu yang dialami oleh RY, 20. Warga Perumahan Golden Vienna, BSD Serpong ini ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (14/5/2018) sore kemarin.

"Korban diduga bunuh diri karena masalah pribadi. Putus cinta," terang Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Selasa (15/5/2018).

BACA JUGA:

Mulanya, pada saat kejadian, pukul 16.30 WIB, salah seorang saudara korban pulang ke rumahnya melewati pintu samping. Namun tak bisa masuk karena terkunci dari dalam. 

Saksi pun kemudian berhasil memaksakan masuk dan berjalan menuju taman belakang rumah dan kaget melihat korban tergantung tak bernyawa.

"Saksi melihat korban sudah tergantung dengan seutas tali tambang plastik berwarna kuning yang tergantung di pegangan tangga," terang Alexander.

Mendapat laporan kejadian tersebut, polisi pun mendatangi TKP dan memastikan tidak ada tanda kekerasan di fisik korban. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut dan membuat pernyataan tidak akan menuntut kepada siapapun.(RAZ/RGI)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill