Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com -Efendi, 55, sempat ingin mengakhiri hidupnya sendiri dengan sebilah pisau yang digunakannya usai menghabisi nyawa istrinya, Emang, 40, serta kedua anak tirinya Nova, 19, dan Tiara, 11.
Seperti diketahui, pada insiden berdarah yang berlangsung di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/12, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) kemarin, Efendi ditemukan dalam kondisi hidup. Sedangkan ketiga anggota keluarganya dalam kondisi tewas bersimbah darah.
BACA JUGA:
"Kondisi pelaku ditemukan dalam keadaan kritis dengan luka tusuk di beberapa tubuhnya di kamar berbeda dengan ketiga korban," ujar Kasat Reskrim Polrestro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi, Selasa (13/2/2018).
Kendati ditemukan dalam kondisi hidup, Efendi pun mengalami luka tusuk dibeberapa bagian ditubuhnya.
"Tersangka melukai dirinya dan melukai tubuhnya untuk mengakhiri hidupnya. Para korban ada di kamar depan. Pelaku di kamar belakang dengan kondisi luka di leher dan di perut dalam keadaan telentang. Sajamnya ada di posisi kamar tersebut ditemukan," kata Deddy,
Efendi yang merupakan saksi mahkota sekaligus dijadikan sebagai pelaku dalam kasus pembunuhan ini sempat menyimpan pisau tersebut ke lemari pakaian. Dan membuang sejumlah handphone milik korban di atap rumahnya.
"Sajam diselipkan di lemari. Juga menaruh barang bukti 4 hp milik korban yang dalam keadaan rusak semua dibuang ke atap dan ke dalam loteng," paparnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews