Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com - Korban pembunuhan satu keluarga yang terdiri dari Ibu dan dua anak perempuannya menyisakan pilu bagi tetangganya. Karena sang Ibu memang dikenal sangat baik dan putri bungsunya rajin beribadah.
Ketiga korban pembunuhan tersebut bernama Emang (sebelumnya ditulis Emah), 40, Nova, 19, dan Tiara, 11. Mereka tewas di rumahnya di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6, RT05/12 No 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) dalam keadaan bersimbah darah.
Para tetangganya pun kaget bukan kepayang mendengar kejadian itu dan langsung memadati rumah korban, ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA:
Ketika para jenazahnya telah dievakuasi polisi dan dibawa ke RSUD Tangerang, keharuan pun diungkapkan seorang ibu-ibu yang terlihat menangis sambil mengusap air matanya dengan kerudung yang dikenakannya.
Ia menyebut kalau dirinya mengenal baik Almarhumah Emang. Menurutnya korban dikenal sebagai seseorang yang aktif berinteraksi dengan tetangga di lingkungannya.
"Kenal banget, enggak deket sih. Baik ibunya (Emang) mah sering ngobrol sama tetangga," ujarnya, di samping kerumunan warga.
Menurutnya putri bungsu Emang, Tiara sangat rajin pergi ke Mushalla. "Kalau jam segini sudah lari-larian ke musolah sama teman-temannya. Rajin salatnya, enggak pernah ninggalin kalau salat Maghrib itu," katanya.
Sedangkan kakaknya Tiara, Nova tidak sering terlihat oleh warga setempat. Dikarenakan berstatus mahasiswi di salah satu kampus di Tangerang.
"Kalau kakaknya jarang keliatan. Kan emang kalau kakaknya kuliah," tuturnya.(RAZ/RGI)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGArgumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews