Connect With Us

Motif Pembunuhan Sekeluarga Disebabkan Masalah Ini

Mohamad Romli | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 01:00

Kapolsek Panongan, AKP Trisno T Uji. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Kepolisian dari Polresta Tangerang dan Polsek Panongan telah mendapati motif awal atas pembunuhan sekeluarga di wilayah tersebut.

Tampak Rumah yang menjadi tempat perkara langsung dipasang garis polisi. Sementara mobil ambulans disiagakan di depan rumah korban.

Sekitar pukul 22.10 WIB, keranda jenazah dikeluarkan dari dalam mobil ambulans.

BACA JUGA : Sebelum Tewas Dibunuh, Korban Sempat Salat Magrib

BACA JUGA : Pembunuh Ibu & Anak di Panongan Biasa Lakukan Ini

BACA JUGA : Sekeluarga Dibunuh di Panongan Tangerang

Berselang sekitar 10 menit kemudian keranda jenazah tersebut keluar dari dalam rumah. Menyusul lima menit kemudian satu kantong jenazah pun turut dimasukkan ke dalam mobil ambulans. Tiga jasad itu kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

"Tersangka mengakui seluruh pembunuhan itu dilakukan oleh dirinya. Penyebabnya karena tersangka telah menggunakan uang untuk membayar hutang tanpa memberitahu istrinya," ujar

TERSANGKA

Tersangka LNH, 36, pelaku Pembunuhan keluarganya.

Kapolsek Panongan, AKP Trisno T Uji saat ditemui TangerangNews.com di lokasi. LNH, 36, yang datang ke Polsek sekitar pukul 20.00 WIB itu mengaku khilaf.

"Menurut tersangka, diawali cekcok karena tersangka menggunakan uang untuk membayar hutang tanpa sepengetahuan istrinya," ujarnya.

Namun, pihaknya masih mendalami motif pembunuhan tersebut, karena saat ini tersangka belum bisa dimintai keterangan,  sebab kondisi psikologis yang masih terguncang.

"Kami masih dalami, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut," tambahnya.

Polisi juga tengah menghimpun keterangan dari warga sekitar, terutama tetangga korban, ketua RT dan RW setempat.

Dari lokasi kejadian, barang bukti yang diamankan berupa sebilah pisau terdapat bercak darah yang diduga dijadikan alat oleh tersangka. Sebatang besi dan satu helai sajadah serta mukena.

Jasad para korban saat ini sudah berada di RSUD Tangerang.(DBI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TEKNO
Pakar Keamanan Siber Asal Indonesia Temukan Celah Kritis di NASA

Pakar Keamanan Siber Asal Indonesia Temukan Celah Kritis di NASA

Jumat, 4 September 2026 | 01:02

Praktisi keamanan siber asal Indonesia, Stephanus Sunarto Purnomo, berhasil menemukan celah keamanan pada sistem NASA. Setelah melalui proses validasi mendalam, celah ini berpotensi memaparkan lebih dari 5.000 kredensial internal.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

KAB. TANGERANG
Anggaran Terbatas, DPUPR Kota Tangerang Akui Tidak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak Tahun Ini

Anggaran Terbatas, DPUPR Kota Tangerang Akui Tidak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak Tahun Ini

Jumat, 4 September 2026 | 01:23

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengaku belum mampu merekonstruksi jalan rusak secara menyeluruh pada tahun ini karena kemampuan fiskal daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill