2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Pembunuhan sekeluarga terjadi di Perumahan Graha Sienna 1 Blok M Nomor 10/21 RT 02/06, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/10/2017) malam. Tiga orang tewas yang terdiri dari seorang ibu dan dua orang anak kecil. Pelaku diduga sang kepala keluarga yang berinisial LNH,36.
BACA JUGA : Sakit Hati Mantan Istri Dinikahi Motif Pembunuhan di Kemiri Tangerang

Belum diketahui motif pembunuhan yang terjadi sekitar pukul 18.10 WIB tersebut. Sementara pelaku, usai membunuh istri dan anaknya, langsung menyerahkan diri ke Polsek Panongan. Korban tewas adalah Ana ,37, istri pelaku, SS ,9, dan CH ,3, anak kandung dari tersangka.
Hingga saat berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Namun, dari keterangan yang dihimpun di lokasi, sebelum peristiwa tersebut terjadi, anak korban mengatakan kedua orang tuanya sedang cekcok.

BACA JUGA : Rekonstruksi Pembunuhan Istri Juragan Bakmi, Pelaku Jalani 37 Adegan di Cipondoh
Hingga pukul 22.32 jasad para korban tengah dilakukan evakuasi dari tempat kejadian perkara. Sedangkan pihak Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara.(DBI/DBI)
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGInsiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih menanti arahan dan ketetapan resmi dari pemerintah pusat terkait wacana penyaluran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews