Connect With Us

Tanoe Wijaya Jadi Saksi Wanita Muda Bunuh Diri di Batuceper

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 9 September 2017 | 12:00

Jasad Pipih (@TangerangNews.com / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pipih wanita muda berusia sekitar 31 tahun ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di kediamannya yang berlokasi di Perumahan Budi Indah JL. Maisonete RT.06/07 No.1V Kelurahan Poris Gaga Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Jumat (8/9/2017) petang.

Peristiwa itu disaksikan oleh Tanoe Wijaya.  Aparat dari polsek Batuceper yang mendapatkan kabar dari Tanoe Wijaya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kemudian petugas menemukan Pipih sudah tidak bernyawa.

“Korban bunuh diri dengan menggunakan seikat kabel listrik warna putih yang diikat di kusen pintu kamar mandi di lantai II,” ujar salah seorang saksi bernama Suryawati yang juga kakak ipar Pipih.

BACA JUGA : Cemburu, Duda Paruh Baya Bunuh Diri di Depan Kekasih di Jatiuwung

Aparat yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Polsek Batuceper, Imron Mas’adi mendapati tangan kiri Pipih  terdapat perban bekas infus.  Menurut keterangan kakak ipar korban, Pipih menderita sakit paru-paru  sejak 6 bulan yang lalu.

Dan sekitar  pukul 16.00 WIB korban baru tiba di rumah, setelah sebelumnya di rawat di RS Persahabatan Rawa Mangun Jaktim. “Diduga akibat putus asa dengan penyakit paru-paru yang sudah lama di deritanya,” ujarnya.

BACA JUGA : Sering Mengeluh Sakit, WN Belanda Tewas Gantung Diri di Lippo Karawaci

Dalam peristiwa itu, Tanoe Wijaya yang merupakan Ketua RT menyatakan kepada polisi, selama ini Pipih dikenal baik. Sedangkan pada tubuh korban, petugas Kepolisian tidak mendapati adanya tanda-tanda penganiayaan. Jasad Pipih kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.(DBI)

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill