PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANGNEWS.com-Sebelum peristiwa tewasnya satu keluarga di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B 6 Rt 05/12, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, tetangga korban sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.
"Sekitar jam 3 subuh, ada suara berantem, terus minta tolong, tapi karena tetangha takut enggak ada yang nyamperin," kata Rohayati, 21, yang tinggal di samping rumah korban, Senin (12/2/2018) sore.
BACA JUGA:
Menurutnya, pasangan suami istri itu yakni Emah dan Efendi memang kerap bertengkar. Biasnaya karena masalah ekonomi.
"Istrinya jualan baju muslim, kalau suaminya enggak tau kerja apa. Katanya karena kurang ngasih nafkah, jadi selalu ribut," jelasnya.
Efendi sendiri merupakan suami ketiga Emah setelah sempat bercerai dua kali. Kedua anaknya, Nova, 23, dan Tiara, 11, adalah hasil buah perkawinan dari pernikahan Emah sebelumnya.
"Mereka baru nikah setahun. Suaminya sudah tua, biasa dipanggil Aki. Katanya sih istrinya tidak suka, tapi karena sering dikasih uang jadi nikah," jelas Rohayati.
Rohayati pun tidak menyangkan jika sore harinya sekitar pukul 15.30 WIB, Emah dan dua anaknya sudah ditemukan dalam keadaan tewas. Sementara suaminya masih hidup meski terluka.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Saat ini pihaknya belum bisa memastikan morif dan pelaku pembantaian tersebut.
"Masih kita selidiki apakah perbuatan orang terdekat atau pihak lain," ujarnya.(RAZ/RGI)
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews