VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com - Di lingkungan tempat kejadian perkara permbunuhan yang menewaskan ibu dan dua anak perempuannya di Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05/RW 12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang terpasangan CCTV.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua RT 05/12 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Pratomo.
Ia mengaku bersama para warga setempat yang pertama kali menemukan Emang, 40, dan dua anaknya, Nova, 19, Tiara, 11, serta suaminya Efendi dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tusuk di rumah tersebut.
Menurut Pratomo, polisi juga memeriksa dirinya dalam proses penyelidikan Polres Metro Tangerang Kota mengenai kasus ini.
"Saya juga diperiksa, ditanya - tanya. Rincinya gimana, jam berapa, dan lain sebagainya," ujar Pratomo, Selasa (13/2/2018).
Ia menjelaskan, lingkungan yang ia ketuai ini terpasang CCTV. Sebab Siskamling di Wilayahnya pun terbilang rutin dilakukan ronda.
"CCTV juga diperiksa dan dijadikan petunjuk," ungkapnya.
Dalam rekaman CCTV tergambar jelas suasana saat peristiwa itu. Dan di area rumah korban pembunuhan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.
"Sudah dilihat CCTV, tidak ada orang yang mencurigakan keluar masuk dari subuh sampai siang," tuturnya.(RAZ/HRU)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews