Connect With Us

Sekeluarga yang Dibantai di Tangerang Belum Dimakamkan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Februari 2018 | 09:00

Lokasi Pembunuhan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05/12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )


TANGERANGNEWS.com - Pembantaian satu keluarga yang menyebabkan ibu dan dua anaknya tewas di Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05 / RW 12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang pada Senin (12/2/2018) kemarin, hingga  Selasa (13/2/2018) belum dimakamkan.

Seperti diketahui korban yang dibunuh secara sadis tersebut bernama Emang, 40, Nova, 19, dan Tiara, 11. Sedangkan kepala keluarga yakni ayahnya, Efendi, 55, dalam keadaan kritis masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Korban saat ini masih belum dimakamkan," ujar Camat Periuk Sumardi, Selasa (13/2/2018).

Ketiga korban tewas maupun Efendi saat ini masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Setelah sebelumnya berada di RS Sari Asih Tangerang.

"Sedang di RS Polri. Korban yang meninggal diotopsi untuk pemeriksaan," tutur Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Deddy Supriyadi.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill