Connect With Us

Pria Dewasa Bunuh Diri di Rel Serpong

Yudi Adiyatna | Selasa, 13 Maret 2018 | 22:00

Jenazah seorang laki-laki dewasa yang diperkirakan berusia 30 tahun, saat dievakuasi petugas kepolisian yang ditemukan tewas bunuh diri di rel kereta api dekat stasiun Serpong, RT 01/04 Serpong Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Seorang laki-laki dewasa yang diperkirakan berusia 30 tahun ditemukan tewas bunuh diri di rel kereta api dekat stasiun Serpong, RT 01/04, Serpong Kota Tangsel sekitar pukul 19.30 malam tadi. Saksi mata di lokasi mengatakan, korban nekat mengendarai sepeda motornya di atas rel. 

"Motor korban naik ke atas rel. Padahal pintu perlintasan kereta ditutup," ujar Moh Soleh,55. Korban yang belum diketahui namanya tersebut  mengendarai  Suzuki Satria warna hitam dengan nomor polisi B 3060 EO. 

"Awalnya saya lihat ada orang bawa motor di atas rel. Padahal pintu kereta udah ditutup, terus makin lama karena bantalan kereta makin tinggi dia tinggal motornya," ujar Soleh.

Menurut Soleh, dirinya yang tinggal persis di pinggiran rel tersebut kemudian bergegas memberitahu kepada petugas penjaga pintu rel.  Namun ruoanya korban sengaja  malah terus berlari di sepanjang rel tanpa sempat dicegah niat nya tersebut.

"Saya sudah coba teriak ke petugas. Akhirnya korban terseret sekitar 300 meter.  Saya sampai tak berani lihat potongan tubuhnya, katanya hancur," ucap Soleh terbata-bata.

Petugas  Polsek Serpong langsung mendatangi lokasi  dan mengevakuasi jenazah korban serta  membawanya ke RSUD Tangerang.(DBI/RGI)

BANDARA
WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

WN India Ditangkap Selundupkan 265,7 Gram Serbuk Emas di Bandara Soetta, Disembunyikan di Celana Dalam

Senin, 11 Mei 2026 | 16:12

Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill