Connect With Us

Sopir Taksi Online Dijerat Kawat di Alam Sutera, Dibuang di Cianjur

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Juni 2018 | 09:00

ilustrasi perampokan (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliyansyah)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir taksi online dijerat menggunakan kawat di bilangan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Kemudian korban dibawa sampai ke Cianjur, lalu dibuang dan mobilnya dibawa kabur.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (10/6/2018) menjelang sahur ini berawal saat korban menerima order dari Harmoni Jakarta dengan tujuan Pasar Delapan, Alam Sutera Tangerang.

 

Ketika ponselnya berdering, korban pun langsung menjemput pengorder tersebut. Saat tiba, rupanya ada beberapa penumpang yang hendak diantar ke tujuan yang sama.

Saat itu, para pelaku yang menyamar sebagai penumpang duduk kursi depan dan belakang. Selepas di Exit Tol Alam Sutera, para penumpang meminta untuk berhenti.

 

Nahas, saat sopir ingin melihat dan menyelesaikan aplikasi di ponselnya, tiba-tiba dari belakang korban, salah satu pelaku menjerat lehernya dengan menggunakan benda seperti kawat.

Saat itu korban berupaya menahan jeratan tersebut dengan tangannya. Namun, tak berhasil. Kemudi diambil alih oleh salah satu pelaku, sedangkan korban disekap menggunakan lakban dan tali.

 

Kemudian, korban pun dibuang di daerah Cianjur. Sedangkan mobil dan ponsel korban digondol pelaku. Korban, dengan tubuh yang lemas tersebut langsung melaporkan insiden itu kepada pihak kepolisian di Cianjur.

Sayangnya, korban diarahkan polisi untuk melapor ke Polsek Cipondoh karena awal kasus ini terjadi di wilayah tersebut.

 

 

"Korban sudah melapor kemarin malam ke Polsek Cipondoh," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi, Rabu (13/6/2018).

Korban saat melapor ke polsek membawa surat pengantar dan tali serta lakban bekas jeratan sebagai barang bukti. Polisi bersama korban langsung mengecek tempat kejadian perkara (TKP) di bilangan Alam Sutera, Tangerang. Hingga kini, polisi sedang menyelidiki kasus tersebut. "Kasus ini masih dalam lidik," kata Deddy.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill